GDAN Siapkan Deklarasi Akbar Perang Melawan Narkoba, Kapolda Kalteng Nyatakan Dukungan Penuh
- Fransisca Fethy Angelina
- Aug 6
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) terus mematangkan persiapan Deklarasi Akbar Perang Melawan Narkoba yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2026. Setelah beraudiensi dengan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah, Brigjen Pol. Mada Roostanto, GDAN kembali melakukan audiensi dengan Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan di Mapolda Kalteng, Rabu (5/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas sinergi berbagai pihak dalam menyukseskan deklarasi yang ditargetkan menjadi gerakan bersama untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Kalimantan Tengah.
Ketua GDAN, Ririen Binti, mengatakan deklarasi tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk menyatukan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, gerakan ini lahir dari keprihatinan atas peristiwa di Tumbang Kalemei yang mengakibatkan gugurnya tiga personel Polres Katingan saat menjalankan tugas.
"Gugurnya tiga pahlawan kemanusiaan dari Polres Katingan adalah peringatan nyata bagi kita semua. Kami menjadikannya titik balik untuk menyatukan kekuatan dan bergerak bersama," ujar Ririen usai audiensi.
Deklarasi akbar tersebut ditargetkan diikuti sebanyak 3.333 peserta yang terdiri atas pelajar SMA/sederajat, mahasiswa, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga berbagai unsur kepemudaan. Selain itu, kegiatan juga direncanakan dihadiri langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan deklarasi tersebut. Ia menilai upaya memerangi narkoba memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat penegak hukum.
Sebagai bentuk dukungan, Kapolda menginstruksikan jajaran Polda Kalteng untuk membantu pengamanan kegiatan, termasuk menyiapkan rekayasa lalu lintas guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar.
"Sinergi kuat ini merupakan wujud perang melawan narkoba yang membutuhkan benteng kolektif yang dibangun bersama oleh pemerintah, kepolisian, tokoh adat, dunia pendidikan, dan kepemudaan," tegas Kapolda.
Melalui deklarasi tersebut, GDAN berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika semakin meningkat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments