top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Komisi XIII DPR RI Apresiasi Program Pembinaan Warga Binaan di Lapas Palangka Raya

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi XIII DPR RI, Bias Layar, melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Senin (1/6/2026), guna meninjau langsung kondisi layanan pemasyarakatan serta program pembinaan bagi warga binaan.


Dalam kunjungan tersebut, Bias Layar didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, beserta jajaran Lapas Kelas IIA Palangka Raya.


Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan sejumlah fasilitas, mulai dari klinik pratama, dapur, area pembinaan kemandirian, hingga Lapalka Cafe yang menjadi sarana pelatihan keterampilan bagi warga binaan.


Selain meninjau fasilitas, Bias Layar juga berdialog langsung dengan sejumlah warga binaan untuk mendengarkan kondisi serta berbagai aspirasi selama menjalani masa pembinaan.


Menurutnya, kunjungan lapangan merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI untuk memastikan pelayanan pemasyarakatan berjalan sesuai ketentuan serta hak-hak warga binaan tetap terpenuhi.


“Kami harus melihat langsung kondisi di lapangan, apa yang masih perlu diperbaiki dan apa yang sudah berjalan dengan baik. Warga binaan tetap memiliki hak yang harus dihormati dan dipenuhi,” ujarnya.


Saat meninjau dapur lapas, Bias Layar memberikan apresiasi terhadap kebersihan serta pengelolaan fasilitas yang dinilai cukup baik. Ia menilai pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan menjadi salah satu aspek penting dalam sistem pemasyarakatan.


Perhatian juga diberikan terhadap program pembinaan kemandirian, khususnya budidaya perikanan yang dikelola warga binaan. Menurutnya, program tersebut memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai bekal keterampilan setelah bebas nantinya.


“Tempat budidaya perikanannya sangat baik, kolamnya luas dan terawat. Program seperti ini perlu terus didorong agar memberikan manfaat bagi warga binaan,” katanya.


Dalam kesempatan itu, Bias Layar juga mengingatkan warga binaan agar menjaga ketertiban selama menjalani masa pidana dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun proses pembinaan.


Ia turut meninjau area sel isolasi yang sebelumnya menjadi perhatian publik terkait meninggalnya seorang warga binaan. Dari hasil peninjauan, ia menilai pihak lapas telah menjalankan prosedur sesuai standar operasional yang berlaku.


“Saya melihat langsung kondisi lokasi dan tidak menemukan hal yang membahayakan. Prosedur yang dijalankan juga sesuai dengan SOP yang berlaku,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, menyampaikan apresiasi atas perhatian Komisi XIII DPR RI terhadap kondisi pemasyarakatan di daerah.


Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperlihatkan kondisi riil lembaga pemasyarakatan sekaligus menyampaikan berbagai tantangan yang masih dihadapi.


Ia menjelaskan bahwa overkapasitas penghuni dan keterbatasan jumlah petugas masih menjadi persoalan utama di sejumlah lapas dan rutan di Kalimantan Tengah. Namun demikian, pelayanan, pembinaan, dan pengamanan tetap diupayakan berjalan secara optimal.


“Meski menghadapi berbagai keterbatasan, kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan serta memastikan hak-hak warga binaan tetap terpenuhi,” kata Putu.


Melalui kunjungan tersebut, diharapkan berbagai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi satuan kerja pemasyarakatan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan untuk mendukung peningkatan layanan pemasyarakatan di masa mendatang. -red


Penulis: Angel

Editor: Wiyandri

Comments


bottom of page