top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Pemko Palangka Raya Siapkan Strategi Pengembangan Budidaya Ikan Air Tawar

2 hours ago
2 min read
Pemko Palangka Raya menggelar seminar awal strategi pengembangan budidaya ikan air tawar berbasis rantai pasok dan business plan di Aula Rahan Pumpung Kapakat, Bapperida Kota Palangka Raya. (Foto: MC Kota Palangka Raya).
Pemko Palangka Raya menggelar seminar awal strategi pengembangan budidaya ikan air tawar berbasis rantai pasok dan business plan di Aula Rahan Pumpung Kapakat, Bapperida Kota Palangka Raya. (Foto: MC Kota Palangka Raya).

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya mendorong pengembangan usaha budidaya ikan air tawar agar tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga memperkuat pengelolaan bisnis, rantai pasok, dan akses pasar.


Upaya tersebut dibahas dalam Seminar Awal Strategi Pengembangan Budidaya Ikan Air Tawar Berbasis Rantai Pasok dan Business Plan yang digelar di Aula Rahan Pumpung Kapakat, Kantor Bapperida Kota Palangka Raya, Selasa (15/9/2026).


Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palangka Raya Samsul Rizal mengatakan, pembudidaya perlu memiliki kemampuan dalam menghitung biaya produksi, menentukan harga, memahami kondisi pasar, membangun kemitraan, mengelola risiko, serta menyusun rencana pengembangan usaha.


“Produksi yang tinggi belum tentu memberikan keuntungan yang optimal apabila biaya produksi meningkat, harga pakan tinggi, akses pasar terbatas, maupun jaringan pemasaran belum kuat. Karena itu, aspek bisnis dan kelayakan usaha menjadi perhatian penting dalam kajian ini,” ujar Samsul.


Menurutnya, penyusunan Business Model Canvas dan Business Plan menjadi bagian penting untuk memetakan usaha secara lebih menyeluruh. Pemetaan tersebut mencakup mitra utama, aktivitas usaha, sumber daya, nilai produk, pelanggan, saluran pemasaran, struktur biaya hingga sumber pendapatan.


Sementara itu, Business Plan diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menentukan arah pengembangan usaha secara lebih terukur dan menyesuaikan kebutuhan pasar. Dengan perencanaan yang matang, pembudidaya dapat mengambil keputusan berdasarkan perhitungan usaha yang lebih jelas.


Kepala Bapperida Kota Palangka Raya Fauzi Rahman mengatakan kajian tersebut menjadi langkah awal untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi dan potensi perikanan budidaya ikan air tawar di Kota Palangka Raya.


“Melalui kajian ini, kita ingin mengidentifikasi secara lebih jelas kondisi dan potensi perikanan budidaya, termasuk para pelaku yang terlibat serta faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangannya,” kata Fauzi.


Kajian tersebut tidak hanya melihat pembudidaya sebagai pelaku produksi, tetapi juga memetakan keterkaitan dengan penyedia benih, pakan, sarana produksi, pelaku distribusi hingga pasar.


Fauzi menyebut penguatan rantai pasok menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha. Analisis akan dilakukan terhadap aliran produk, informasi, dan finansial dari hulu hingga hilir.


“Yang kita kaji bukan hanya bagaimana ikan diproduksi, tetapi bagaimana aliran produk, informasi dan finansial berjalan dari hulu sampai ke hilir,” ujarnya.


Dari sisi pasar, peningkatan produksi dinilai perlu diikuti kemampuan membaca kebutuhan konsumen, menentukan saluran pemasaran, mengelola biaya produksi, dan membangun kemitraan.


“Strategi pengembangan yang kita susun harus melihat kebutuhan pasar. Jangan sampai produksi meningkat, tetapi tidak diikuti dengan sistem pemasaran yang mampu menyerap hasil produksi secara optimal,” jelas Fauzi.


Ia menambahkan, masukan dari pembudidaya dan pemangku kepentingan diperlukan agar strategi yang disusun sesuai dengan kondisi di lapangan. Hasil kajian nantinya diharapkan dapat menjadi dasar bagi perangkat daerah dalam merancang program pengembangan perikanan budidaya.


Samsul berharap kajian tersebut menghasilkan rekomendasi yang realistis dan dapat diterapkan sehingga pengembangan perikanan budidaya mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.


“Semoga kajian ini menghasilkan rekomendasi yang benar-benar dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pembudidaya ikan, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat perekonomian daerah dan ketahanan pangan Kota Palangka Raya,” pungkasnya. -red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Comments


bottom of page