Pemko Palangka Raya Bangun Dua Jembatan Gantung, Target Rampung Desember 2026
- Fransisca Fethy Angelina
- Jun 26
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur. Tahun ini, dua jembatan gantung di kawasan Sei Rungan dan Sei Rakumpit mulai dibangun untuk meningkatkan akses transportasi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Pembangunan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah, Kementerian Pekerjaan Umum.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya, Fahrial Anchar, mengatakan pembangunan dua jembatan tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan yang sebelumnya diajukan pemerintah kota guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah yang masih menghadapi kendala transportasi.
Menurutnya, Jembatan Gantung Sei Rungan akan dibangun dengan bentang sepanjang 120 meter, sedangkan Jembatan Gantung Sei Rakumpit memiliki panjang bentang sekitar 60 meter.
"Jembatan Gantung Sei Rungan akan dibangun dengan bentang panjang mencapai 120 meter dan Jembatan Gantung Sei Rakumpit akan memiliki bentang sepanjang 60 meter. Kedua jembatan ini akan selesai pada Desember 2026," ujar Fahrial, Kamis (25/6/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan kedua jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat yang selama ini harus menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi geografis.
Selain memperlancar aktivitas warga, pembangunan jembatan juga diproyeksikan mampu mendukung distribusi barang dan jasa, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar.
Fahrial menambahkan, akses menuju berbagai fasilitas pelayanan publik juga akan semakin mudah, mulai dari layanan pendidikan, kesehatan, hingga pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kota Palangka Raya berharap pembangunan dua jembatan gantung ini dapat menjadi salah satu solusi dalam pemerataan pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini membutuhkan akses transportasi yang lebih baik. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments