Korban Kekerasan Seksual di Kobar Jalani Perawatan Intensif, Polisi Dalami Dugaan Pelaku Gunakan Narkoba
- Fransisca Fethy Angelina
- Jul 4
- 1 min read

KALTENG NETWORK, PANGKALAN BUN – Remaja perempuan berusia 15 tahun yang menjadi korban dugaan kekerasan seksual di Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
Direktur RSUD Sultan Imanuddin, dr. Fachruddin, membenarkan korban masih mendapatkan penanganan medis. Tim dokter juga telah menyiapkan tindakan lanjutan sesuai hasil pemeriksaan terhadap kondisi korban.
"Ya benar, korban masih dirawat dan saat ini masih dalam penanganan tim medis. Rencananya hari ini akan dilakukan tindakan operasi sesuai indikasi medis," ujar Fachruddin, Jumat (3/7/2026).
Sementara itu, penyidik Polres Kotawaringin Barat masih terus mendalami kasus dugaan kekerasan seksual tersebut. Selain memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti, polisi juga menyelidiki dugaan keterlibatan pelaku dalam penyalahgunaan narkotika.
Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Agung Sugiarto mengatakan terduga pelaku telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan di Polres Kotawaringin Barat.
"Pelaku sudah kami tangkap dan kami kirim ke Polres Kobar. Dugaan pelaku sebagai pengguna narkoba juga masih kami dalami," katanya.
Agung turut meluruskan informasi yang sebelumnya beredar mengenai hubungan pelaku dengan korban. Ia menjelaskan, pelaku merupakan sepupu korban, bukan paman seperti yang sempat diberitakan sebelumnya.
Kasus tersebut terungkap setelah keluarga mengetahui kondisi korban dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Sejak menerima laporan, polisi langsung mengamankan terduga pelaku untuk menjalani proses hukum.
Hingga kini, penyidik masih melengkapi alat bukti serta mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan penyalahgunaan narkotika oleh terduga pelaku.
Polisi juga memastikan proses penanganan perkara dilakukan dengan mengutamakan perlindungan terhadap korban sesuai ketentuan yang berlaku. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments