Salat Istisqo dan Doa Bersama Digelar di Palangka Raya, Warga Diajak Perkuat Ikhtiar Hadapi Kemarau
- Fransisca Fethy Angelina
- 2 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalteng, TNI/Polri, ASN, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh agama, dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqo serta doa bersama di Bundaran Talawang, Palangka Raya, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar di tengah musim kemarau yang berlangsung cukup panjang dan berdampak pada sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah. Kondisi kering juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berdampak terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas masyarakat.
Agustiar mengatakan pemerintah bersama seluruh unsur terkait telah melakukan berbagai upaya untuk menghadapi dampak musim kemarau, termasuk penanganan karhutla.
“Pemerintah telah menyiagakan personel, memadamkan titik-titik api melalui darat dan udara, serta melaksanakan operasi modifikasi cuaca,” jelas Agustiar.
Menurutnya, berbagai upaya tersebut perlu diiringi dengan ikhtiar batiniah melalui doa dan memohon pertolongan Allah SWT. Salat Istisqo dan doa bersama juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk melakukan muhasabah, memperbaiki diri, serta memohon ampunan.
“Sebagai makhluk yang lemah di hadapan Sang Pencipta, segala ikhtiar fisik tersebut harus kita sempurnakan dengan ikhtiar batiniah, yaitu berserah diri dan memohon pertolongan Allah SWT,” ungkapnya.
Selain mengajak masyarakat berdoa, Agustiar kembali mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan selama musim kemarau. Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar serta menggunakan persediaan air bersih secara bijak dan efisien.
Masyarakat juga diimbau menjaga kesehatan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk dan menggunakan masker apabila diperlukan.
Agustiar mengapresiasi keterlibatan pemerintah daerah, Forkopimda, TNI/Polri, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, masyarakat adat, relawan, serta seluruh elemen masyarakat yang bersama-sama menghadapi dampak musim kemarau dan karhutla.
“Semoga kebersamaan dan ketulusan doa yang kita panjatkan hari ini diijabah oleh Allah SWT, dan Kalimantan Tengah segera mendapatkan hujan yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, unsur Forkopimda, Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini, kepala perangkat daerah, para ulama dan tokoh agama, serta masyarakat Kalimantan Tengah. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments