Kapolda Kalteng Turun Langsung Pimpin Pemadaman Karhutla di Tumbang Nusa
- Fransisca Fethy Angelina
- 20 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PULANG PISAU – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan turun langsung memimpin upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Senin (13/7/2026). Di tengah kondisi lahan gambut yang sulit dipadamkan, Kapolda memberikan semangat kepada tim gabungan yang terus berjibaku mengendalikan api.
Didampingi Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa'i, Kapolda menyapa personel Satgas Penanganan Karhutla yang terdiri atas unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta para relawan yang terlibat dalam operasi pemadaman.
Dalam kunjungannya, Irjen Pol Iwan Kurniawan memastikan seluruh personel tetap menjaga semangat dan kekompakan agar kebakaran tidak semakin meluas.
"Pada hari ini saya turun langsung ke Desa Tumbang Nusa untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang saat ini mulai terjadi di Kalimantan Tengah," ujarnya.
Kapolda menjelaskan, karakteristik lahan gambut menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman. Meski api di permukaan berhasil dipadamkan, bara masih dapat menyala di bawah permukaan tanah sehingga berpotensi memicu kebakaran kembali.
"Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, meskipun kebakaran di lahan gambut ini kalau kita padamkan di bagian atas, tetapi di bagian bawahnya api masih menyala sehingga berpotensi kembali terbakar," katanya.
Karena itu, Kapolda menginstruksikan seluruh personel Satgas Penanganan Karhutla untuk meningkatkan pengawasan, mempercepat proses pembasahan lahan, dan terus melakukan patroli agar api tidak kembali membesar.
"Saya instruksikan kepada seluruh tim Satgas dan seluruh personel kami untuk terus melakukan upaya agar api tidak membesar dan terus meluas," tegasnya.
Selain memantau langsung proses pemadaman, Kapolda juga menegaskan komitmen Polda Kalimantan Tengah dalam menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan yang dilakukan secara sengaja. Menurutnya, langkah pencegahan harus diiringi dengan penegakan hukum agar kejadian serupa dapat diminimalkan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta ikut menjaga lingkungan selama musim kemarau.
"Saya mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama saling bahu-membahu menjaga agar karhutla tidak terjadi di Kalteng. Karena dampaknya, kabut asap akan mengganggu kesehatan kita semua," pungkasnya.
Berdasarkan data di lapangan, kawasan Tumbang Nusa menjadi lokasi karhutla terluas di Kalimantan Tengah hingga saat ini. Luas lahan yang terbakar diperkirakan telah mencapai lebih dari 31 hektare, sehingga penanganan terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments