top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi Katingan Dimulai, Bekali Siswa Adaptasi dan Pendidikan Karakter

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 23 Katingan, Jalan Garuda, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Katingan, Selasa (14/7/2026). (Foto: Portal Kab Katingan)
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 23 Katingan, Jalan Garuda, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Katingan, Selasa (14/7/2026). (Foto: Portal Kab Katingan)

KALTENG NETWORK, KATINGAN – Puluhan peserta didik baru memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 23 Katingan, Jalan Garuda, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Katingan, Selasa (14/7/2026).


Kegiatan tersebut menjadi tahap awal bagi peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah, tenaga pendidik, tata tertib, serta budaya belajar sebagai bekal sebelum memasuki proses pembelajaran.


MPLS dirancang tidak hanya sebagai kegiatan orientasi, tetapi juga untuk membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan baru sehingga merasa aman, nyaman, dan siap mengikuti proses pendidikan sejak hari pertama.


Wakil Bupati Katingan, Firdaus, mengatakan masa pengenalan lingkungan sekolah merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta semangat belajar peserta didik.


"MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi menjadi langkah awal dalam membentuk karakter, kedisiplinan, semangat belajar, serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan tanggung jawab kepada seluruh peserta didik. Saya berharap anak-anak dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih cerah," ujarnya.

Menurut Firdaus, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di dalam kelas, tetapi juga oleh kemampuan peserta didik beradaptasi dengan lingkungan sekolah sejak awal.


"MPLS merupakan masa transisi yang sangat penting. Anak-anak perlu merasa nyaman, aman, dan diterima di lingkungan sekolah agar mereka dapat belajar dengan baik dan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki," katanya.

Ia menegaskan, keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi.


"Kami ingin setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak. Sekolah harus menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar sekaligus membentuk karakter, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab," tambahnya.

Firdaus juga mengajak orang tua untuk terus membangun komunikasi dengan pihak sekolah agar perkembangan peserta didik dapat dipantau secara bersama.


"Kolaborasi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci keberhasilan pendidikan. Ketika keduanya berjalan seiring, anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang berprestasi sekaligus memiliki karakter yang kuat," ucapnya.

Selama MPLS, peserta didik mengikuti berbagai materi, mulai dari pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya belajar, pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, hingga kegiatan interaktif yang bertujuan membangun rasa percaya diri serta semangat belajar.


Pembukaan MPLS turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Anang Dirjo yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Direktur Pemberdayaan Potensi dan Sumber Daya Sosial Kementerian Sosial RI Salahuddin Yahya, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, tenaga pendidik, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.


Pemerintah Kabupaten Katingan berharap pelaksanaan MPLS menjadi awal yang baik bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah, membangun karakter, serta mengembangkan potensi diri sehingga mampu menjadi generasi yang berprestasi dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page