Gubernur Kalteng Hadiri Penandatanganan Hibah Pembangunan Rindam XXII/Tambun Bungai
- Fransisca Fethy Angelina
- May 25
- 2 min read
Updated: Jun 10

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama TNI Angkatan Darat memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah melalui rencana pembangunan Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) XXII/Tambun Bungai. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan hibah yang berlangsung di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (23/5/2026).
Pembangunan Rindam dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem pembinaan prajurit sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota memberikan dukungan terhadap pembangunan Rindam XXII/Tambun Bungai yang nantinya menjadi pusat pendidikan dan pembinaan prajurit TNI di wilayah Kalimantan Tengah.
“Pembangunan Rindam ini diharapkan mampu memperkuat keamanan daerah sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Menurut Agustiar, keberadaan Rindam juga berpotensi membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda daerah yang ingin mengembangkan karier di lingkungan TNI. Selain itu, fasilitas pendidikan militer tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pembinaan karakter, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden menjelaskan bahwa nota kesepakatan hibah merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI AD dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Pembangunan Rindam diharapkan menjadi sarana pendidikan dan pembinaan prajurit TNI AD serta memperkuat semangat nasionalisme dan bela negara bagi putra-putri daerah,” katanya.
Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah maupun pemerintah kabupaten dan kota terhadap pembangunan fasilitas tersebut.
Menurutnya, keberadaan Rindam tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan militer, tetapi juga dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan sumber daya manusia dan penguatan pertahanan wilayah.
“Kami berharap pembangunan Rindam dapat berjalan bertahap dan berkelanjutan demi mendukung pertahanan wilayah dan pembinaan generasi muda daerah,” ungkapnya.
Dalam konteks pembangunan daerah, keberadaan fasilitas pendidikan militer kerap dipandang memiliki peran strategis karena tidak hanya mendukung kebutuhan organisasi pertahanan, tetapi juga mendorong tumbuhnya berbagai aktivitas pendukung di wilayah sekitar. Selain itu, akses pendidikan dan pelatihan yang lebih dekat dinilai dapat memberikan manfaat bagi putra-putri daerah yang ingin berkarier di lingkungan TNI.
Berdasarkan pantauan selama kegiatan berlangsung, penandatanganan nota kesepakatan berjalan lancar dan dihadiri unsur Forkopimda, bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Melalui kerja sama tersebut, pemerintah daerah dan TNI berharap pembangunan Rindam XXII/Tambun Bungai dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkuat ketahanan wilayah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung pembangunan Kalimantan Tengah dalam jangka panjang. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments