Festival Gawi Hatantiring Seruyan Jadi Ajang Lestarikan Budaya dan Jaring Seniman Berprestasi
- Fransisca Fethy Angelina
- 5 hours ago
- 3 min read

KALTENG NETWORK, KUALA PEMBUANG – Festival Budaya Gawi Hatantiring Kabupaten Seruyan Tahun 2026 resmi dibuka Wakil Bupati Seruyan, Supian, di Islamic Center Kuala Pembuang, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan sekaligus wadah untuk menggali, mengembangkan, dan melestarikan seni serta budaya daerah.
Supian mengatakan Festival Budaya Gawi Hatantiring merupakan agenda tahunan yang memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat Seruyan.
Selain menjadi ajang kompetisi, festival tersebut juga dimanfaatkan untuk mencari dan menyeleksi seniman serta budayawan berprestasi yang nantinya dipersiapkan mewakili Kabupaten Seruyan pada Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2027.
“Festival Budaya Gawi Hatantiring Kabupaten Seruyan merupakan event tahunan yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Seruyan ke-24, sekaligus sebagai ajang untuk mencari seniman dan budayawan berprestasi yang akan dikirimkan mewakili Kabupaten Seruyan pada Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2027 yang akan datang,” ujar Supian.
Ia meminta proses penilaian dalam setiap perlombaan dilakukan secara profesional, objektif, dan adil. Menurutnya, kualitas penjurian penting untuk memastikan peserta terbaik yang terpilih benar-benar memiliki kemampuan untuk mewakili Seruyan di tingkat provinsi.
“Harapan kami selaku kepala daerah agar seluruh dewan juri dan wasit bisa bertindak objektif dan adil, dengan harapan pemenang lomba pada Festival Budaya Gawi Hatantiring Kabupaten Seruyan ketika diberangkatkan mengikuti Festival Budaya Isen Mulang di tahun 2027 yang akan datang bisa menorehkan prestasi yang luar biasa untuk Kabupaten Seruyan,” katanya.
Kepada para peserta, Supian berpesan agar seluruh perlombaan diikuti dengan menjunjung sportivitas, kejujuran, dan semangat kebersamaan. Peserta juga diminta menunjukkan kemampuan terbaik tanpa melakukan kecurangan.
“Kepada seluruh peserta, kami mengharapkan bisa mengikuti semua perlombaan Festival Budaya Gawi Hatantiring dengan sportif, tidak melakukan kecurangan dan bisa memaksimalkan keterampilan yang dimiliki,” tegasnya.
Festival Budaya Gawi Hatantiring Tahun 2026 mempertandingkan sejumlah cabang seni dan permainan tradisional. Di antaranya mangaruhi putra dan putri, manjawet uwei, besei kambe putra dan putri, sepak sawut putra, tari pesisir, tari pedalaman, manyipet putra dan putri, balogo putra dan putri, bagasing putra dan putri, serta karungut putra dan putri.
Beragam cabang tersebut mencerminkan kekayaan tradisi masyarakat Seruyan. Melalui perlombaan, peserta tidak hanya dituntut menunjukkan keterampilan, tetapi juga diharapkan memahami nilai budaya yang terkandung dalam setiap seni, permainan, dan tradisi yang ditampilkan.
Supian juga mengingatkan peserta agar tidak mudah menyerah selama mengikuti rangkaian perlombaan. Menurutnya, kemenangan bukan satu-satunya tujuan, tetapi semangat memberikan kemampuan terbaik dan menjaga nama baik daerah juga menjadi bagian penting dari festival.
“Terbarkan semangat perjuangan dan pantang menyerah sebelum menang. Tunjukkan kemampuan yang terbaik, junjung sportivitas dan jadikan festival ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan potensi diri,” pesannya.
Ia berharap Festival Budaya Gawi Hatantiring terus menjadi ruang untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal, khususnya di kalangan generasi muda.
Pemerintah Kabupaten Seruyan juga mendorong agar seni, permainan tradisional, dan budaya daerah tidak hanya dipertahankan, tetapi terus diperkenalkan dan dikembangkan sehingga tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Para peserta terbaik nantinya diharapkan dapat menjadi representasi Kabupaten Seruyan pada Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2027. Dengan pembinaan yang baik, putra-putri terbaik daerah diharapkan mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat provinsi.
Pembukaan Festival Budaya Gawi Hatantiring Tahun 2026 sekaligus menandai dimulainya rangkaian perlombaan budaya dalam rangka Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan, sekaligus memperkuat upaya pelestarian warisan budaya daerah agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments