Jembatan Garuda di Baamang Barat Rampung, Permudah Akses Anak Sekolah
- Fransisca Fethy Angelina
- 3 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengapresiasi pembangunan Jembatan Aramco Garuda di Kelurahan Baamang Barat yang kini rampung dan menjadi akses penting bagi masyarakat, termasuk anak-anak sekolah.
Jembatan tersebut merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan TNI Angkatan Darat melalui Kodim 1015/Sampit. Pembangunan jembatan menjadi salah satu upaya memperbaiki akses masyarakat di wilayah yang sebelumnya masih menggunakan jembatan darurat.
Staf Ahli Bupati Kotim, Rafiq Riswandi, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 1015/Sampit, yang telah menginisiasi dan melaksanakan pembangunan jembatan tersebut.
“Yang telah menginisiasi dan melaksanakan pembangunan Jembatan Aramco Garuda di Kelurahan Baamang Barat,” ujarnya, Kamis (13/8/2026).
Menurut Rafiq, pembangunan jembatan tersebut menunjukkan adanya kolaborasi antara TNI, Polres Kotim, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat.
Keberadaan jembatan baru diharapkan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas warga, terutama dalam mendukung akses ekonomi, pendidikan dan pelayanan kesehatan.
“Dengan adanya jembatan ini, tentu kita berharap akan memudahkan akses masyarakat dalam keseharian, artinya dari sisi ekonomi, pendidikan maupun layanan kesehatan,” katanya.
Pemkab Kotim berharap pembangunan infrastruktur serupa dapat terus dilakukan di wilayah lain yang membutuhkan, termasuk penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat.
Sementara itu, Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan mengatakan pembangunan Jembatan Aramco Garuda merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto yang dijalankan TNI Angkatan Darat.
Program tersebut mencakup pembangunan 2.500 jembatan dan 3.000 titik air bersih yang diluncurkan secara serentak.
“Kita sudah ikut launching 2.500 jembatan dan 3.000 titik air bersih,” jelasnya.
Khusus di Kotim, pembangunan Jembatan Aramco Garuda di Kelurahan Baamang Barat dikerjakan sekitar satu setengah bulan dan kini telah rampung 100 persen.
Dwi Candra menjelaskan, lokasi tersebut dipilih karena jembatan sebelumnya merupakan jembatan darurat dengan kondisi yang sudah tidak layak. Akses tersebut juga menjadi jalur yang cukup banyak digunakan anak-anak untuk menuju sekolah.
“Jembatan yang lama ini adalah jembatan yang darurat, banyak dilewati oleh masyarakat dan khususnya anak-anak sekolah yang melaksanakan sekolah di SMPN 11 sama di SD yang terdekat,” ungkapnya.
Karena akses tersebut dinilai penting bagi masyarakat, jembatan lama kemudian dibangun kembali menjadi Jembatan Garuda dengan menggunakan material Aramco.
Dengan rampungnya pembangunan, jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang lebih aman sekaligus memperlancar mobilitas warga dan anak-anak sekolah di Kelurahan Baamang Barat serta wilayah sekitarnya. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments