Wali Kota Resmikan Gedung Pusdiklat Buddhis Sikkhapana Mahametta di Palangka Raya
- Fransisca Fethy Angelina
- Jul 6
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meresmikan Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Buddhis Sikkhapana Mahametta di Jalan Wortel, Kota Palangka Raya, Sabtu (4/7/2026). Kehadiran pusat pendidikan tersebut diharapkan menjadi sarana pembinaan umat sekaligus memperkuat nilai-nilai kerukunan dan kehidupan beragama di Kalimantan Tengah.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Palangka Raya bersama Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia, Supriyadi, serta Ketua Umum Sangha Theravada Indonesia, YM Bhikkhu Sri Shubapanno Mahathera.
Dalam sambutannya, Fairid mengatakan pembangunan Gedung Pusdiklat Sikkhapana Mahametta merupakan langkah penting dalam mendukung pembinaan sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlak mulia.
"Kehadiran pusat pendidikan dan pelatihan ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, memiliki kebijaksanaan, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujarnya.
Menurut Fairid, ajaran Buddha tidak hanya diwujudkan melalui praktik keagamaan, tetapi juga tercermin dalam nilai-nilai moral seperti kasih sayang, kejujuran, kesederhanaan, dan tanggung jawab sosial. Karena itu, keberadaan pusat pendidikan tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam memperdalam pemahaman umat terhadap ajaran Buddha sekaligus mendorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan gedung tersebut. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, yayasan, para donatur, dan masyarakat dinilai menjadi wujud semangat gotong royong dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis.
Fairid menegaskan, Pemerintah Kota Palangka Raya terus berkomitmen menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah.
"Palangka Raya merupakan rumah bersama bagi masyarakat yang majemuk. Keberagaman agama, suku, budaya, dan adat istiadat bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang harus dijaga dan dirawat bersama," katanya.
Ia berharap Gedung Pusdiklat Buddhis Sikkhapana Mahametta tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan, tetapi juga berkembang menjadi pusat pembelajaran Dhamma yang mampu melahirkan generasi Buddha yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments