top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Trenggiling Diselamatkan dari Area Bekas Karhutla di Sampit

Trenggiling seberat sekitar 2 kilogram ditemukan di area bekas kebakaran lahan di Jalan Bumi Raya 1, Sampit, sebelum diserahkan kepada BKSDA Pos Sampit. (Foto: Dok. Nafiri)
Trenggiling seberat sekitar 2 kilogram ditemukan di area bekas kebakaran lahan di Jalan Bumi Raya 1, Sampit, sebelum diserahkan kepada BKSDA Pos Sampit. (Foto: Dok. Nafiri)

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Seekor trenggiling ditemukan di area bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Bumi Raya 1, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Satwa dilindungi tersebut kemudian diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah Pos Sampit.


Trenggiling tersebut ditemukan oleh komunitas pencinta reptil yang melakukan penelusuran di sekitar lokasi kebakaran. Setelah ditemukan, satwa dengan berat sekitar 2 kilogram itu langsung diamankan dan diserahkan kepada pihak BKSDA.


Kepala BKSDA Pos Sampit, Muriansah, mengatakan pihaknya menerima trenggiling tersebut pada malam hari setelah ditemukan oleh komunitas pencinta reptil.


“Mereka menyerahkan trenggiling seberat 2 kilogram tersebut pada malam hari usai ditemukan. Mereka tahu hewan tersebut dilindungi sehingga menyerahkan ke pihak BKSDA,” kata Muriansah.


Setelah menerima satwa tersebut, petugas BKSDA langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisinya. Hasil pemeriksaan menunjukkan trenggiling dalam keadaan sehat dan tidak ditemukan luka pada bagian tubuhnya meski sebelumnya berada di kawasan yang terdampak kebakaran lahan.


Menurut Muriansah, setelah dipastikan dalam kondisi sehat, trenggiling tersebut tidak perlu menjalani perawatan lebih lanjut. Satwa kemudian dilepasliarkan kembali ke kawasan yang dinilai sesuai dengan habitatnya.


“Setelah diperiksa kondisi kesehatannya, hewan tersebut dilepasliarkan kembali di kawasan yang cocok sebagai habitatnya dan diyakini benar-benar aman untuk kelangsungan hidupnya,” ujarnya.


Penyelamatan trenggiling tersebut menjadi salah satu gambaran dampak karhutla terhadap satwa liar. Kebakaran lahan tidak hanya mengancam lingkungan dan aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat memaksa satwa keluar dari habitatnya untuk mencari tempat yang lebih aman.


BKSDA mengapresiasi kepedulian komunitas pencinta reptil yang memilih menyerahkan satwa tersebut kepada pihak berwenang setelah menemukannya. Penanganan yang tepat diperlukan agar satwa dilindungi dapat kembali ke habitat yang aman dan sesuai. -red


Penulis: Angel

Editor: Nafiri

Comments


bottom of page