Pasar Murah Serentak Digelar di 10 Kelurahan Palangka Raya, 6.000 Paket Disiapkan
- Fransisca Fethy Angelina
- 3 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar Pasar Murah Serentak di sejumlah kelurahan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah.
Kegiatan tersebut dibuka Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin di Halaman Terminal Mihing Manasa, Kamis (27/8/2026). Program ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Fairid mengatakan, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pemko Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian berkolaborasi dengan Perum Bulog Kanwil Kalimantan Tengah untuk menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung penanganan inflasi serta menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok,” ujar Fairid.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 6.000 paket sembako murah disiapkan untuk masyarakat di 10 kelurahan sasaran.
Kesepuluh kelurahan tersebut yakni Pahandut, Langkai, Panarung, Kereng Bangkirai, Palangka, Bereng Bengkel, Kameloh Baru, Danau Tundai, Bukit Tunggal, dan Menteng.
Setiap paket terdiri atas 5 kilogram beras premium, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng premium. Setelah mendapatkan subsidi pemerintah, masyarakat dapat memperoleh satu paket dengan harga Rp75 ribu.
Pemko Palangka Raya mengalokasikan total subsidi sebesar Rp300 juta untuk mendukung program tersebut. Anggaran itu mencakup subsidi pasar murah pada kegiatan Palangka Raya Community Battle sebesar Rp7,2 juta dan subsidi pasar murah di 10 lokasi sasaran sebesar Rp292,8 juta.
Fairid berharap subsidi tersebut dapat membantu mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi dan harga kebutuhan yang perlu terus dikendalikan.
Selain persoalan pangan dan inflasi, Fairid turut mengingatkan masyarakat mengenai kondisi kemarau yang sedang berlangsung. Cuaca kering turut meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta memengaruhi kualitas udara akibat kabut asap.
Ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak. Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan juga diimbau menjaga kondisi tubuh dengan mengonsumsi air putih dan makanan bergizi serta menggunakan masker.
Menurutnya, upaya menjaga kesehatan menjadi penting di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla. Pemerintah daerah juga terus melakukan langkah penanganan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Kegiatan pasar murah tersebut turut dihadiri Kapolresta Palangka Raya, perwakilan Perum Bulog Kanwil Kalteng, perwakilan Bank Indonesia Kalteng, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemko Palangka Raya.
Melalui pelaksanaan pasar murah secara serentak, Pemko Palangka Raya berharap akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok tetap terjaga sekaligus membantu menjaga daya beli dan stabilitas harga di tingkat masyarakat. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments