TP PKK Kalteng Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Pekarangan Produktif
- Fransisca Fethy Angelina
- 1 day ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan harus dimulai dari keluarga melalui pemanfaatan pekarangan secara produktif dan pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Komitmen tersebut disampaikan Aisyah saat melaksanakan panen melon di kawasan Smart Greenhouse II serta meninjau budidaya ayam pedaging di Apartemen Ayam, Unit Pelaksana Teknis Balai Pengujian Mutu Pakan, Perbibitan, dan Hijauan Makanan Ternak (UPT BPMPPHMT), Jalan Tjilik Riwut Km 38, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan pertanian dan peternakan terpadu yang dapat diterapkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meningkatkan pendapatan.
Menurut Aisyah, pemanfaatan lahan pekarangan tidak hanya berkontribusi terhadap ketahanan pangan rumah tangga, tetapi juga menjadi langkah strategis membangun keluarga yang mandiri, sehat, dan produktif.
"Pemanfaatan pekarangan melalui budidaya tanaman pangan dan peternakan sederhana merupakan langkah nyata membangun ketahanan pangan keluarga. Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Karena itu, TP PKK akan terus mendorong lahirnya gerakan keluarga produktif yang mampu memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan," ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh program TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah akan terus diselaraskan dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta mendukung visi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, "Kalteng BERKAH, Kalteng Maju."
"Visi TP PKK untuk mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, berdaya, beriman, dan bertakwa harus diwujudkan melalui aksi nyata. Kami ingin setiap keluarga di Kalimantan Tengah mampu menjadi pelaku pembangunan, mulai dari menjaga kesehatan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ekonomi keluarga, hingga memanfaatkan potensi lokal secara optimal," tegasnya.
Melalui program pemberdayaan tersebut, TP PKK juga terus mendukung peningkatan kesehatan keluarga, percepatan penurunan angka stunting, penguatan ekonomi berbasis produk lokal, serta pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, H. Rendy Lesmana, menjelaskan Smart Greenhouse II menjadi salah satu contoh penerapan pertanian modern berbasis hidroponik.
Ia mengatakan greenhouse seluas sekitar 500 meter persegi tersebut membudidayakan 880 tanaman melon dengan produksi mencapai sekitar 1,1 ton setiap siklus panen.
Berbagai varietas unggulan yang dikembangkan antara lain Kansen (Legi Hami), Dalmesion, Honey Ground, Validas (Hami), Hamichi (Sweet Hami), dan Sweet Net 9 (Legi Songo).
Menurut Rendy, pengembangan kawasan pertanian modern akan terus dilakukan secara bertahap. Saat ini Smart Greenhouse III telah memasuki tahap budidaya dan ditargetkan mulai panen pada akhir Agustus 2026.
"Pengembangan kawasan akan terus dilakukan secara bertahap. Keberadaan Smart Greenhouse diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi hortikultura, tetapi juga menjadi pusat edukasi pertanian modern sekaligus laboratorium pembelajaran bagi masyarakat dan generasi muda di Kalimantan Tengah," katanya.
Turut mendampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Nunu Andriani, Sekretaris TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Adiah Chandra Sari, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments