Smart Greenhouse Kalteng Hasilkan 1,1 Ton Melon, Dorong Pertanian Modern dan Ketahanan Pangan
- Fransisca Fethy Angelina
- 1 day ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong modernisasi sektor pertanian melalui penerapan teknologi budidaya berbasis Smart Greenhouse. Inovasi tersebut dinilai mampu meningkatkan produktivitas, menghasilkan komoditas hortikultura berkualitas, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Hal itu ditunjukkan melalui panen melon di kawasan Smart Greenhouse II, Unit Pelaksana Teknis Balai Pengujian Mutu Pakan, Perbibitan, dan Hijauan Makanan Ternak (UPT BPMPPHMT), Jalan Tjilik Riwut Km 38, Palangka Raya, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan panen dipimpin Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, dan turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, beserta jajaran.
Rendy Lesmana mengatakan pengembangan Smart Greenhouse merupakan bagian dari inovasi budidaya yang memadukan teknologi dengan praktik pertanian berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
"Melalui Smart Greenhouse, kami ingin menunjukkan bahwa penerapan teknologi budidaya mampu menghasilkan produk hortikultura yang berkualitas, lebih efisien, dan memiliki nilai ekonomi. Harapannya, model seperti ini dapat direplikasi oleh kelompok tani maupun masyarakat sesuai potensi yang dimiliki," ujarnya.
Smart Greenhouse II memiliki luas sekitar 500 meter persegi dengan sistem budidaya hidroponik. Dari 880 tanaman melon yang dibudidayakan, kawasan tersebut mampu menghasilkan sekitar 1,1 ton melon dalam satu kali panen.
Berbagai varietas unggulan yang dikembangkan meliputi Kansen (Legi Hami), Dalmesion, Honey Ground, Validas (Hami), Hamichi (Sweet Hami), dan Sweet Net 9 (Legi Songo), yang memiliki karakteristik rasa, tekstur, dan kualitas buah yang berbeda.
Menurut Rendy, pengembangan kawasan pertanian modern akan terus dilakukan secara bertahap. Saat ini Smart Greenhouse III telah memasuki tahap budidaya dan ditargetkan memasuki masa panen pada akhir Agustus 2026.
Selain meningkatkan produksi hortikultura, kawasan tersebut juga diharapkan menjadi pusat edukasi pertanian modern bagi masyarakat dan generasi muda di Kalimantan Tengah.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, meninjau proses budidaya melon sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan keluarga.
Ia menilai pemanfaatan lahan produktif melalui budidaya tanaman pangan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemandirian keluarga sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan.
Menurut Aisyah, Gerakan PKK memiliki peran penting dalam mendorong keluarga memanfaatkan potensi yang dimiliki melalui pengembangan pekarangan produktif.
Ia juga menegaskan bahwa program TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah akan terus disinergikan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta visi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Kalteng BERKAH, Kalteng Maju.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan berbagai inovasi pertanian mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mempercepat penurunan stunting, serta mengembangkan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal.
Turut mendampingi kegiatan tersebut Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Nunu Andriani, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah Adiah Chandra Sari, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments