top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Tim Gabungan Cek Ulang Titik Panas Karhutla di Desa Madara Barsel

19 hours ago
2 min read
Tim gabungan melakukan pengecekan titik panas dan pendinginan lahan gambut pascakebakaran di Desa Madara, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan. (Foto: Istimewa).
Tim gabungan melakukan pengecekan titik panas dan pendinginan lahan gambut pascakebakaran di Desa Madara, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan. (Foto: Istimewa).

KALTENG NETWORK, BUNTOK – Tim gabungan kembali mengecek titik panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Madara, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Jumat (9/10/2026). Pemeriksaan dilakukan setelah titik panas kembali terdeteksi pascapemadaman sehari sebelumnya untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersimpan di dalam lapisan gambut.


Penanganan melibatkan personel Polres Barsel, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL), Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur terkait lainnya. Petugas melakukan pengecekan langsung atau ground check di area terdampak kebakaran.


Kapolres Barsel AKBP Eko Mardianto mengatakan, pemadaman telah dilakukan secara intensif selama dua hari. Namun, kondisi lahan yang kering dan didominasi gambut membuat penanganan membutuhkan waktu lebih lama karena api berpotensi merambat di bawah permukaan tanah.


“Dalam dua hari ini, upaya pemadaman karhutla terus dilakukan oleh tim gabungan di wilayah Desa Madara. Karena kondisi lahan yang kering dan bergambut, medan di lapangan cukup berat sehingga membutuhkan waktu beberapa jam hingga api berhasil dipadamkan,” kata Eko.


Menurutnya, kebakaran sempat meluas hingga mendekati tepi jalan utama. Kondisi tersebut membuat petugas harus bergerak cepat dan berkoordinasi untuk mencegah api menjalar lebih jauh serta membahayakan lingkungan dan pengguna jalan.


Setelah api di permukaan berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan penanganan melalui proses pendinginan. Kemunculan kembali titik panas kemudian mendorong tim melakukan pemeriksaan ulang untuk memastikan tidak ada bara api yang masih aktif di dalam gambut.


“Kami kembali hari ini untuk mengecek kondisi api di dalam gambut. Kami juga menggunakan drone untuk memastikan tidak ada hotspot dan karhutla kembali,” ujarnya.


Drone Digunakan untuk Memantau Area Kebakaran


Dalam pengecekan tersebut, Eko didampingi Kabagops Polres Barsel AKP Afif Hasan dan Kapolsek Dusun Selatan Iptu Sugito, bersama personel kepolisian dan tim gabungan lainnya.


Mengingat area kebakaran cukup luas, petugas dibagi ke sejumlah titik untuk mempercepat pemeriksaan dan penanganan. Pemantauan menggunakan drone juga dilakukan guna membantu melihat kondisi area terdampak serta mengidentifikasi potensi titik panas yang belum terjangkau pemeriksaan langsung.


Eko menegaskan, penanganan karhutla tidak berhenti setelah api yang terlihat di permukaan berhasil dipadamkan. Pendinginan dan pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk mencegah kebakaran kembali muncul, terutama di lahan gambut yang kering dan mudah menyimpan bara api.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Partisipasi warga dinilai penting untuk mencegah munculnya titik api baru selama kondisi lahan masih rawan terbakar.


“Polres Barito Selatan mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Apabila menemukan titik api, segera laporkan melalui layanan Call Center 110 agar dapat dilakukan penanganan secepatnya dan mencegah kebakaran meluas,” tegasnya.


Koordinasi lintas instansi dan keterlibatan masyarakat diharapkan dapat mempercepat penanganan karhutla di Kabupaten Barito Selatan. Pemeriksaan berulang di lokasi kebakaran juga menjadi langkah penting untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali meluas.


-red


Penulis: Angel

Editor: Wiyandri

Comments


bottom of page