top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Gubernur Agustiar Sabran Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kotawaringin Barat

18 hours ago
2 min read
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama petugas dan relawan memadamkan kebakaran lahan di ruas jalan lintas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama. (Foto: MMCKalteng).
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama petugas dan relawan memadamkan kebakaran lahan di ruas jalan lintas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama. (Foto: MMCKalteng).

KALTENG NETWORK, PANGKALAN BUN – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran turun langsung membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di ruas jalan lintas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamis (8/10/2026) sore. Saat menemukan titik api, ia segera mengarahkan jajarannya untuk mempercepat penanganan bersama petugas dan relawan.


Agustiar meminta alat berat segera dikerahkan untuk membuat kanal atau saluran air di sekitar lokasi kebakaran. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu proses pemadaman sekaligus mendukung upaya pengendalian api.


“Segera tempatkan ekskavator ke sini, buat kanal atau saluran air di sekitar lokasi untuk mendukung penanganan kebakaran,” kata Agustiar saat berada di lokasi.


Sebelum mendatangi titik kebakaran, Agustiar mengikuti rapat koordinasi penanganan karhutla di Kabupaten Kotawaringin Barat. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah menyampaikan sejumlah kebutuhan tambahan untuk mendukung penanganan kebakaran, di antaranya drone thermal, masker KN95, sepeda motor roda tiga, dan kacamata pelindung atau goggles.


Agustiar mengatakan seluruh kebutuhan tersebut telah dicatat untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi dan kabupaten sesuai kewenangan masing-masing.


“Ini sudah kami catat dan segera ditindaklanjuti. Nanti mana yang bisa kami provinsi penuhi dan sebagian lainnya juga oleh pemerintah kabupaten,” ujarnya.


Berdasarkan laporan Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalimantan Tengah per 8 Oktober 2026, tercatat sebanyak 5.937 kejadian kebakaran dengan total luas lahan terbakar mencapai 17.530,18 hektare.


Khusus di Kabupaten Kotawaringin Barat, jumlah kejadian mencapai 377 kasus dengan luas lahan terbakar 2.558,72 hektare. Data tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla masih menjadi tantangan serius, terutama dalam mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas ke area lainnya.


Selain pengerahan petugas di lapangan, ketersediaan sarana dan prasarana serta perlengkapan keselamatan menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan kebakaran. Koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, petugas, dan relawan juga diperlukan agar upaya pemadaman berjalan lebih efektif.


Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan penanganan karhutla terus dilakukan di Kotawaringin Barat dan sejumlah wilayah lainnya. Percepatan pengerahan peralatan, termasuk alat berat untuk membuat saluran air, diharapkan dapat membantu petugas dan relawan mengendalikan kebakaran.


-red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Comments


bottom of page