Pria Ditemukan Meninggal di Kandang Ayam Desa Sebabi, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
- Fransisca Fethy Angelina
- 4 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Warga Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di sebuah kandang ayam milik warga di Jalan Jenderal Sudirman Km 85, Minggu (30/8/2026).
Pria berinisial KH, 55 tahun, tersebut diketahui merupakan warga asal Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Korban ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB di kandang ayam yang berada tepat di depan Losmen Melati.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Telawang. Personel kepolisian bersama petugas Puskesmas Sebabi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan.
Warga setempat, Musai, membenarkan adanya penemuan pria meninggal dunia di kawasan tersebut.
“Memang benar ada warga yang ditemukan meninggal di kandang ayam. Setelah diketahui, warga langsung melaporkan kejadian tersebut dan kemudian petugas datang ke lokasi,” ujar Musai.
Setibanya di lokasi, polisi bersama petugas medis melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban. Berdasarkan keterangan petugas Puskesmas Sebabi, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari dua jam sebelum ditemukan.
Dari pemeriksaan awal, petugas medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui rangkaian kejadian.
Dua orang yang dimintai keterangan masing-masing berinisial LUM yang merupakan kakak ipar korban serta SN, pemilik kandang ayam sekaligus kakak ipar korban.
Pihak keluarga kemudian menyatakan menerima kejadian tersebut dan meminta agar jenazah tidak dilakukan autopsi. Permintaan itu disampaikan setelah keluarga berkomunikasi dengan istri, anak kandung, serta kerabat korban yang berada di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Keluarga juga telah membuat surat pernyataan terkait permintaan tersebut dan melampirkan riwayat penyakit korban kepada pihak terkait.
Setelah seluruh proses penanganan di lokasi selesai, jenazah korban selanjutnya direncanakan dimakamkan di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang.
Kepolisian masih menyelesaikan proses administrasi dan pendataan terkait penemuan tersebut. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar. Musai mengatakan masyarakat turut membantu proses penanganan sebelum dan setelah petugas tiba di lokasi.
“Warga ikut membantu supaya prosesnya bisa segera ditangani. Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” katanya. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments