Pria Ditemukan Meninggal di Bagendang Permai, Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Warga Desa Bagendang Permai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digegerkan dengan penemuan seorang pria bernama Mugiono, yang akrab disapa Temon, meninggal dunia di bagian belakang rumahnya pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Korban ditemukan di wilayah RT 01 Balambit. Berdasarkan informasi awal, korban ditemukan dalam kondisi tergantung di area dapur belakang rumah. Polisi telah menangani kejadian tersebut dan masih mengumpulkan keterangan untuk memastikan kronologi peristiwa.
Kapolsek Sungai Sampit Ipda Muhammad Bagus membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan jenazah korban telah dievakuasi dan pihak keluarga berencana memakamkannya pada hari yang sama.
“Jenazah telah dievakuasi, dan akan dimakamkan hari ini oleh keluarga,” ujar Bagus.
Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban,” katanya.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban disebut masih menjalani aktivitas seperti biasa. Ia sempat bekerja dan meminjam sepeda motor milik rekan kerjanya, Pak Idar, setelah selesai bekerja.
Korban juga dilaporkan sempat membersihkan lingkungan dan membakar sampah di depan rumahnya. Tidak lama berselang, warga menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa.
Informasi mengenai penemuan tersebut kemudian disampaikan kepada pihak kepolisian. Warga meminta petugas segera datang untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
Sejumlah warga yang berada tidak jauh dari lokasi membenarkan kejadian tersebut. Salah seorang warga mengatakan korban pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar rumahnya sekitar pukul 13.00 WIB.
Polisi masih mendalami keterangan terkait kejadian tersebut untuk melengkapi informasi mengenai kronologi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
-red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments