Pemprov Kalteng Tekankan Serapan Anggaran Harus Berkualitas dan Berdampak bagi Masyarakat
- Fransisca Fethy Angelina
- 2 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa realisasi anggaran tidak hanya diukur dari tingginya serapan, tetapi juga harus tepat sasaran, berkualitas, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Provinsi Kalimantan Tengah di Ruang Bajakah, Lantai III Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (4/8/2026).
Rapat koordinasi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah atau yang mewakili, kepala perangkat daerah, serta pengelola realisasi anggaran provinsi dan kabupaten/kota.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Wakil Gubernur, disampaikan bahwa tahun 2026 merupakan tahun kedua kepemimpinan Agustiar Sabran dan Edy Pratowo dalam mendorong pembangunan yang merata hingga ke wilayah pedalaman Kalimantan Tengah.
Menurutnya, pengelolaan anggaran yang tepat sasaran, akuntabel, dan berkualitas menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah sekaligus mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden.
"Untuk itu, saya berharap Rakor TEPRA ini menjadi forum yang berorientasi pada solusi. Forum ini kita laksanakan untuk mengkaji program apa yang sudah berjalan baik, apa yang perlu diperbaiki, dan bersama-sama menyepakati langkah percepatan serta perbaikannya," demikian sambutan Gubernur yang dibacakan Edy Pratowo.
Gubernur juga memberikan apresiasi kepada perangkat daerah provinsi maupun pemerintah kabupaten yang telah mencatatkan capaian serapan anggaran yang tinggi. Meski demikian, ia menilai realisasi keuangan dan fisik pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota hingga Juli 2026 masih perlu terus ditingkatkan.
Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta mempercepat pelaksanaan program pada triwulan berikutnya tanpa mengabaikan kualitas hasil pembangunan.
"Efisiensi harus kita jawab dengan inovasi dan peningkatan kinerja. Memacu serapan anggaran harus berbanding lurus dengan tercapainya program berkualitas, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tegasnya.
Selain mendorong percepatan realisasi anggaran, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga mengarahkan agar seluruh program pembangunan selaras dengan Asta Cita Presiden serta Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Optimalisasi proses pengadaan barang dan jasa juga menjadi perhatian agar tidak menghambat pelaksanaan pembangunan maupun pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah turut mendorong penggunaan produk dalam negeri, termasuk hasil Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga belanja pemerintah mampu memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.
Melalui Rakor TEPRA ini, Pemprov Kalimantan Tengah berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota semakin kuat dalam mempercepat realisasi anggaran, sehingga setiap program pembangunan dapat terlaksana secara efektif, berkualitas, dan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Usai membacakan sambutan Gubernur, Wakil Gubernur Edy Pratowo secara resmi membuka Rapat Koordinasi Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. -red
Penulis: Angel
Editor: Wiyandri





















Comments