top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Pemprov Kalteng Percepat Implementasi Pertanian Modern PM-AAS untuk Dukung Swasembada Pangan

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah Anang Dirjo bersama peserta rapat koordinasi berfoto usai pembukaan Percepatan Pelaksanaan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) Tahun 2026 di Aula Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah. (Foto: MMC Kalteng)
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah Anang Dirjo bersama peserta rapat koordinasi berfoto usai pembukaan Percepatan Pelaksanaan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) Tahun 2026 di Aula Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah. (Foto: MMC Kalteng)

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) Tahun 2026 di Aula Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional melalui penerapan sistem pertanian modern.


Rapat koordinasi dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Anang Dirjo, yang mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah.


Dalam sambutannya, Anang menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program Kementerian Pertanian yang terus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di daerah. Menurutnya, PM-AAS merupakan program strategis yang mendukung transformasi pertanian melalui pemanfaatan teknologi, mekanisasi, serta tata kelola yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.


"Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kami menyampaikan apresiasi dan menyambut baik berbagai program Kementerian Pertanian dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional. PM-AAS menjadi salah satu program strategis yang diyakini mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat daya saing sektor pangan," ujarnya.

Anang menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan PM-AAS. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, sekaligus mengukuhkan Kalimantan Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional.


Pada 2026, Kalimantan Tengah mendapat target pelaksanaan PM-AAS seluas 14.017 hektare. Target tersebut dinilai menjadi peluang untuk mempercepat pembangunan sektor pertanian berbasis teknologi dan inovasi.


Menurut Anang, pencapaian target tersebut memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kalimantan Tengah, penyuluh pertanian, pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan.


"Dengan penerapan teknologi budidaya modern, penggunaan benih unggul, mekanisasi pertanian, serta pendampingan yang berkesinambungan, kita optimistis produktivitas hingga 10 ton gabah per hektare dapat diwujudkan," tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan implementasi PM-AAS sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju Kalteng Berkah, Maju, Sejahtera, Bermartabat, dan Semakin Berkelanjutan. Sektor pertanian dinilai memiliki peran penting sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, penguat ketahanan pangan, pencipta lapangan kerja, serta peningkat kesejahteraan masyarakat.


Karena itu, Anang mengajak seluruh kepala dinas yang membidangi pertanian di kabupaten dan kota, jajaran Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kalimantan Tengah, penyuluh pertanian, serta seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat koordinasi dan mempercepat pelaksanaan program di lapangan.


"Dengan kerja sama, komitmen, dan semangat gotong royong, saya yakin target yang telah ditetapkan dapat kita capai dengan baik demi mendukung ketahanan pangan dan kemajuan sektor pertanian Kalimantan Tengah," tegasnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap implementasi PM-AAS Tahun 2026 dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.


Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Tengah Agus Hasbianto, kepala dinas yang membidangi pertanian kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, serta Ketua Tim Kerja Penyuluhan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page