top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Pemko Palangka Raya Evaluasi Pengelolaan SP4N-Lapor, 1.748 Aduan Masuk Selama Semester I 2026

Kegiatan Evaluasi Kinerja Tindak Lanjut Pengaduan melalui SP4N-Lapor di Aula Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan pengaduan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya. (Foto: MC Kota Palangka Raya)
Kegiatan Evaluasi Kinerja Tindak Lanjut Pengaduan melalui SP4N-Lapor di Aula Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan pengaduan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya. (Foto: MC Kota Palangka Raya)

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) menggelar Evaluasi Kinerja Tindak Lanjut Pengaduan melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional–Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-Lapor) di Aula Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (7/7/2026).


Kegiatan tersebut diikuti pejabat penghubung dan operator SP4N-Lapor dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya. Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai kendala dalam pengelolaan pengaduan sekaligus merumuskan langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.


Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah, mengatakan evaluasi menjadi bagian dari pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan layanan SP4N-Lapor agar penanganan pengaduan masyarakat dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan responsif.


"Dengan adanya monitoring dan evaluasi ini, pengelolaan pengaduan masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Saipullah mengungkapkan bahwa selama periode Januari hingga Juni 2026, Pemerintah Kota Palangka Raya menerima 1.748 laporan melalui SP4N-Lapor.


Dari jumlah tersebut, 1.634 laporan didominasi pengaduan terkait layanan kebencanaan, kedaruratan, kesejahteraan sosial, dan administrasi kependudukan.


Berdasarkan rekapitulasi, Dinas Sosial menjadi perangkat daerah dengan jumlah laporan terbanyak, yakni 626 pengaduan, disusul Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sebanyak 591 laporan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 279 laporan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya sebanyak 137 laporan.


Menurut Saipullah, SP4N-Lapor memiliki peran penting sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, pengaduan, maupun permintaan informasi terkait pelayanan publik. Karena itu, setiap laporan harus ditangani secara cepat, tepat, tuntas, dan terkoordinasi.


Ia menambahkan, evaluasi tidak hanya berfokus pada proses penerimaan dan penyelesaian laporan, tetapi juga menjadi forum untuk menghimpun masukan dari para pengelola SP4N-Lapor di setiap perangkat daerah guna meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.


Pemerintah Kota Palangka Raya, lanjutnya, berharap mampu mempertahankan predikat Sangat Baik dalam pengelolaan pengaduan pelayanan publik yang telah diraih sebelumnya.


"Melalui kegiatan ini, kami melakukan peninjauan menyeluruh terhadap proses pengelolaan pengaduan, mulai dari penerimaan laporan, tindak lanjut, hingga penyelesaiannya. Evaluasi ini juga menjadi dasar untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan pengaduan kepada masyarakat," pungkasnya. -red

Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Comments


bottom of page