top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Pemkab Kotim Kerahkan Mobile Pump untuk Percepat Penanganan Banjir di Sampit

Petugas BPBD Kotawaringin Timur mengoperasikan mobil pompa (mobile pump) untuk menyedot air dari drainase yang tersumbat di Jalan Jenderal Sudirman, Sampit. (Foto. Dok. BPBD Kotim)
Petugas BPBD Kotawaringin Timur mengoperasikan mobil pompa (mobile pump) untuk menyedot air dari drainase yang tersumbat di Jalan Jenderal Sudirman, Sampit. (Foto. Dok. BPBD Kotim)

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengerahkan mobil pompa (mobile pump) untuk mempercepat penanganan banjir dan genangan air di sejumlah titik Kota Sampit.


Mobil pompa yang dipinjam dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II Palangka Raya tersebut digunakan untuk menyedot air pada drainase yang mengalami penyumbatan, salah satunya di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.


Wakil Bupati Kotim, Irawati, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari penanganan jangka pendek yang dilakukan pemerintah daerah untuk mempercepat surutnya genangan di kawasan perkotaan.


“Untuk saat ini penanganan masih difokuskan pada langkah jangka pendek, salah satunya dengan memanfaatkan mobile pump untuk membantu memperlancar aliran air di drainase yang tersumbat,” ujarnya.


Menurut Irawati, alat tersebut memiliki kapasitas penyedotan hingga 250 liter per detik dan selanjutnya akan dioperasikan di sejumlah kawasan permukiman yang terdampak banjir di Kecamatan Baamang dan Mentawa Baru Ketapang.


Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, menjelaskan mobil pompa dimanfaatkan untuk penanganan darurat di wilayah yang mengalami hambatan aliran air akibat drainase tersumbat.


Ia menyebut proses penyedotan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman berlangsung sekitar dua jam hingga aliran air kembali lancar.


Selain pengerahan mobile pump, pemerintah daerah juga terus melakukan normalisasi drainase di berbagai titik menggunakan alat berat untuk mengatasi pendangkalan dan penyumbatan yang menjadi salah satu penyebab genangan sulit surut.


Pemkab Kotim berharap berbagai langkah tersebut dapat mempercepat penanganan banjir sekaligus mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat di wilayah perkotaan. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page