Patroli Udara Karhutla, Gubernur dan Kapolda Tinjau Titik Api di Pulang Pisau
- Fransisca Fethy Angelina
- 2 days ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PULANG PISAU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Polda Kalimantan Tengah memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui patroli udara di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan untuk memantau potensi kebakaran di tengah musim kemarau.
Patroli udara turut diikuti Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo. Usai pemantauan, rombongan menggelar konferensi pers di Mapolres Pulang Pisau yang juga dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa'i, Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta, Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, serta sejumlah pejabat Polda dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan mengatakan hasil patroli udara menemukan dua titik panas yang terpantau dari udara, dengan salah satunya telah berkembang menjadi kebakaran di wilayah Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya.
"Dari helikopter, saya langsung mengambil langkah menyampaikan informasi kepada Kapolres agar bergerak cepat bersama Satgas untuk melakukan pemadaman karhutla," ujarnya.
Menurut Iwan, patroli udara merupakan bagian dari langkah deteksi dini menghadapi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
"Saat ini kita sudah masuk musim kemarau dan ada El Nino. Karena itu, patroli udara, apel kesiapsiagaan, pembentukan satgas, hingga pengecekan sarana dan prasarana terus kami lakukan agar penanganan karhutla dapat berjalan optimal," katanya.
Selain melakukan pemantauan, Polda Kalimantan Tengah bersama pemerintah daerah juga terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat melalui personel Satgas dan Bhabinkamtibmas agar tidak membuka lahan dengan cara membakar yang berpotensi memicu kebakaran lebih luas.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan pencegahan menjadi langkah utama dalam mengendalikan karhutla. Karena itu, pemerintah bersama Forkopimda turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi wilayah sekaligus mempercepat penanganan apabila ditemukan titik api.
"Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Karena itu kami bersama Forkopimda turun langsung melakukan patroli udara untuk memastikan kondisi di lapangan, mendeteksi titik api sedini mungkin, dan memastikan seluruh jajaran siap bergerak cepat apabila ditemukan potensi kebakaran hutan dan lahan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar demi menjaga Kalimantan Tengah tetap aman dari karhutla," kata Agustiar.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, pemerintah kabupaten, relawan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan risiko kebakaran selama musim kemarau.
Selain upaya pencegahan, aparat juga menegaskan akan melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti dengan sengaja melakukan pembakaran lahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments