Paskibraka Katingan Dibekali Makna Merah Putih, Perkuat Karakter Kebangsaan
- Fransisca Fethy Angelina
- 1 day ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, KATINGAN – Peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paskibraka Kabupaten Katingan mendapat pembekalan mengenai sejarah, filosofi, dan makna Bendera Merah Putih sebagai bagian dari penguatan karakter kebangsaan menjelang pelaksanaan tugas pengibaran bendera. Pembekalan berlangsung dalam kegiatan belajar malam di Aula Losmen Citra Katingan, Senin (10/8/2026).
Materi bertajuk “Arti dan Makna Bendera Merah Putih” disampaikan narasumber dari Kodim 1019/Ktg, Kapten Ismail. Pembekalan tersebut diarahkan agar calon anggota Paskibraka memahami bahwa tugas mengibarkan bendera negara tidak hanya membutuhkan kemampuan fisik dan kedisiplinan, tetapi juga penghayatan terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Kapten Ismail menekankan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mampu melakukan baris-berbaris dan menjalankan gerakan dengan tepat. Setiap anggota juga harus memahami kehormatan dan tanggung jawab yang melekat ketika membawa Sang Saka Merah Putih.
“Merah Putih bukan sekadar kain dua warna, melainkan kehormatan dan identitas bangsa yang diraih dengan tumpah darah para pahlawan. Setiap tarikan napas dan langkah anggota Paskibraka harus mencerminkan nilai-nilai keberanian dan kesucian tersebut,” tegas Kapten Ismail.
Dalam pembekalan tersebut, peserta diajak memahami nilai filosofis warna merah dan putih yang menjadi simbol keberanian dan kesucian. Sejarah perjuangan bangsa juga menjadi bagian dari materi agar peserta tidak menjalankan tugas secara mekanis, tetapi mampu menghayati makna penghormatan terhadap bendera negara.
Pembekalan turut menekankan pentingnya nasionalisme, patriotisme, tanggung jawab, dan etika dalam memperlakukan Bendera Merah Putih. Nilai tersebut dinilai penting mengingat Paskibraka memiliki peran langsung dalam momentum kenegaraan yang disaksikan masyarakat.
Bagi para peserta, kegiatan belajar malam menjadi bagian dari proses pembentukan karakter sebelum menjalankan tugas sebagai pengibar bendera. Kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap tanah air diharapkan tumbuh seiring dengan latihan fisik dan teknis yang dijalani.
Dengan demikian, Diklat Paskibraka Kabupaten Katingan tidak hanya diarahkan untuk membentuk petugas pengibar bendera yang terampil, tetapi juga generasi muda yang memahami nilai kebangsaan dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pembekalan tentang Merah Putih diharapkan menjadi pengingat bagi para calon Paskibraka bahwa ketika berdiri di hadapan bendera negara, mereka tidak hanya membawa simbol secara fisik, tetapi juga merepresentasikan perjuangan, persatuan, dan identitas bangsa Indonesia. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments