top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Pemkab Kotim Gelar Apel Siaga Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau

Kegiatan ini diikuti unsur Forkopimda, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, relawan, dan berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. (Foto: Diskominfo Kotim)
Kegiatan ini diikuti unsur Forkopimda, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, relawan, dan berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. (Foto: Diskominfo Kotim)

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Apel Siaga, Gelar Peralatan, dan Gladi Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Halaman Parkir Stadion 29 Nopember Sampit, Rabu (15/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla yang diperkirakan meningkat selama musim kemarau.


Apel dihadiri Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Masyarakat Peduli Api (MPA), dunia usaha, relawan, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.


Dalam sambutannya, Irawati menegaskan penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, sinergi yang telah terjalin harus terus diperkuat agar upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran dapat berjalan lebih efektif.


"Apel hari ini kita berharap sinergi semua pihak yang ada. Ada TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api, pihak dunia usaha, dan juga dari Provinsi Kalimantan Tengah. Kita ingin bersama-sama menjaga Kotawaringin Timur agar terhindar dari bencana karhutla," ujarnya.

Ia mengatakan memasuki musim kemarau dengan kondisi cuaca yang semakin panas dan potensi pengaruh fenomena El Nino, seluruh personel beserta peralatan harus berada dalam kondisi siap siaga. Selain kesiapan sumber daya, langkah pencegahan juga perlu terus ditingkatkan melalui patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, serta deteksi dini di kawasan rawan kebakaran.


Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menargetkan dapat menekan angka kejadian karhutla selama musim kemarau sehingga dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat diminimalkan.


"Mari jadikan apel ini sebagai tanda bahwa Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur bersama seluruh stakeholder berkomitmen melindungi masyarakat dari ancaman karhutla serta menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat," katanya.

Selain apel siaga, kegiatan juga dirangkaikan dengan gelar peralatan dan gladi kesiapsiagaan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana penanggulangan karhutla berada dalam kondisi siap digunakan apabila terjadi keadaan darurat. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mengevaluasi kesiapan personel sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor.


Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur turut mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan api, menjaga lingkungan sekitar, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.


Melalui Apel Siaga Karhutla Tahun 2026, Pemkab Kotim berharap koordinasi antarlembaga semakin solid sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif guna mengurangi risiko kabut asap serta menjaga keselamatan masyarakat. -red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Comments


bottom of page