top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah di Kampung Melayu Katingan

Ilustrasi rumah warga hangus terbakar. (Foto: AI Generated)
Ilustrasi rumah warga hangus terbakar. (Foto: AI Generated)

KALTENG NETWORK, KASONGAN – Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Desa Kampung Melayu, RT 002 RW 001, Kecamatan Mendawai, Kabupaten Katingan, Kamis (25/6/2026) pagi. Tiga rumah hangus terbakar, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan berat akibat kobaran api yang cepat membesar.


Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB itu mengakibatkan empat kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Beruntung, seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, api dengan cepat merambat ke bangunan lain karena sebagian besar rumah di lokasi terbuat dari kayu dan berdiri saling berdekatan. Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman pada awal kejadian cukup sulit dilakukan.


Seorang saksi mata, Darniansyah, mengatakan warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum bantuan datang ke lokasi.


"Kondisi bangunan yang saling berdekatan membuat api sulit dikendalikan pada awal kejadian. Dalam waktu singkat, kobaran api meluas dan menghanguskan beberapa rumah," ujarnya.


Empat kepala keluarga yang terdampak dalam musibah tersebut masing-masing Ahmad Ariansyah (51), Muhammad Syahrizal (46), Nolli (73), dan Yetrimie (54).


Rumah milik Ahmad Ariansyah, Muhammad Syahrizal, dan Nolli dilaporkan hangus terbakar. Sementara rumah milik Yetrimie mengalami kerusakan berat karena sebagian besar bangunan dilalap api dan hanya menyisakan bagian depan.


Kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp315 juta. Rinciannya, rumah Ahmad Ariansyah mengalami kerugian sekitar Rp60 juta, Muhammad Syahrizal Rp85 juta, Nolli Rp70 juta, dan Yetrimie sekitar Rp100 juta.


Proses pemadaman berlangsung kurang lebih dua jam. Api baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 07.00 WIB berkat kerja sama regu siaga api, warga sekitar, serta dukungan armada pemadam dari PT RMU.


Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, warga terdampak diharapkan segera mendapatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mempercepat proses pemulihan pascakebakaran.


Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kawasan permukiman yang didominasi bangunan berbahan kayu, terutama saat api dapat dengan mudah merambat ke bangunan di sekitarnya. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page