Huma Betang Hatantiring Pakat dan Listrik PLN 24 Jam Resmi Beroperasi di Mengkatip

KALTENG NETWORK, BUNTOK – Bupati Barito Selatan (Barsel) Eddy Raya Samsuri didampingi Wakil Bupati Khristianto Yudah meresmikan Huma Betang “Hatantiring Pakat” sekaligus pengoperasian jaringan listrik PLN on-grid selama 24 jam di Kelurahan Mengkatip, Kecamatan Dusun Hilir, Minggu, 13 September 2026.
Peresmian tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Kecamatan Dusun Hilir karena menggabungkan penguatan pelestarian budaya dengan peningkatan infrastruktur dasar, khususnya akses listrik.
Bupati Eddy Raya mengatakan Huma Betang Hatantiring Pakat bukan sekadar bangunan, tetapi simbol kebersamaan, persatuan, musyawarah, serta kehidupan masyarakat yang saling menghargai.
“Kita tidak hanya meresmikan sebuah Huma Betang dan mengoperasikan listrik selama 24 jam, tetapi juga meneguhkan dua hal yang harus berjalan bersama, yaitu pelestarian budaya dan pemenuhan infrastruktur dasar masyarakat,” kata Eddy.
Ia berharap Huma Betang tersebut dapat dimanfaatkan secara aktif sebagai pusat kegiatan adat dan budaya, ruang musyawarah, sarana pembinaan generasi muda, hingga wadah pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kerakyatan.
“Jadikan tempat ini sebagai pusat kegiatan adat dan budaya, ruang musyawarah, sarana pembinaan generasi muda, tempat mempererat silaturahmi, serta wadah pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi kerakyatan,” lanjutnya.
Sementara itu, pengoperasian jaringan listrik PLN on-grid 24 jam menjadi langkah penting dalam memperluas akses energi bagi masyarakat Mengkatip. Sebelumnya, pasokan listrik di wilayah tersebut masih terbatas dan hanya tersedia pada malam hingga pagi hari.
Pembangunan jaringan listrik tersebut menghadapi sejumlah tantangan teknis karena harus melintasi Sungai Barito. Pembangunan juga membutuhkan tower listrik di kedua sisi sungai dengan tetap memperhatikan keselamatan, keandalan jaringan, serta kelancaran aktivitas masyarakat dan pelayaran.
Eddy menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Dusun Hilir, Kelurahan Mengkatip, perangkat daerah terkait, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh masyarakat yang turut mendukung pembangunan jaringan listrik tersebut.
Meski demikian, ia menegaskan pemerataan akses listrik di wilayah Barsel masih menjadi pekerjaan yang perlu dilanjutkan. Sejumlah desa dan wilayah masih belum menikmati listrik PLN selama 24 jam maupun belum terhubung dengan jaringan on-grid.
“Kita menyadari bahwa pekerjaan untuk mewujudkan akses listrik yang merata di Barito Selatan masih belum selesai. Masih terdapat beberapa desa dan wilayah yang belum menikmati listrik PLN selama 24 jam atau belum terhubung dengan jaringan on-grid,” ujarnya.
Pemkab Barsel selanjutnya berharap dukungan PT PLN (Persero) dapat terus berlanjut untuk memperluas jaringan listrik di sejumlah wilayah.
Prioritas yang diharapkan antara lain penyelesaian jaringan listrik menuju Desa Marawan Baru dan Desa Reong pada 2026, kelanjutan pembangunan jaringan menuju Desa Mahajandau pada 2027, penyediaan jaringan listrik menuju Dusun Murung Kalanis, serta kelanjutan pembangunan jaringan menuju Desa Rangga Ilung sebagai bagian dari upaya mendukung program de-dieselisasi.
Pemkab Barsel menyatakan akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar pelayanan listrik dapat menjangkau masyarakat secara bertahap, merata, dan berkelanjutan.
Peresmian turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Barsel Ita Minarni, kepala SOPD, Camat Dusun Hilir, Lurah Mengkatip, jajaran PLN, pimpinan PT Adaro Andalan Indonesia, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments