top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

RAPBD 2027 Kotim Capai Rp1,736 Triliun, Defisit Diproyeksikan Rp34 Miliar

2 hours ago
1 min read

Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati menyampaikan RAPBD Kotim Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kotim, Senin (14/9/2026). (Foto: Diskominfo Kotim).
Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati menyampaikan RAPBD Kotim Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kotim, Senin (14/9/2026). (Foto: Diskominfo Kotim).

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kotim, Senin (14/9/2026).


Wakil Bupati Kotim Irawati mengatakan penyusunan RAPBD 2027 mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang telah disepakati bersama.


Arah kebijakan anggaran 2027 difokuskan pada penguatan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Sejumlah program yang menjadi perhatian meliputi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hilirisasi kelapa sawit, digitalisasi transaksi daerah, peningkatan konektivitas jalan dan jembatan, serta keberlanjutan program Kotim Bersih.


Di sektor pelayanan dasar, Pemkab Kotim tetap memprioritaskan pendidikan gratis jenjang SMP dan pemberian beasiswa. Peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pengendalian stunting juga menjadi bagian dari prioritas daerah, termasuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Dalam RAPBD 2027, pendapatan daerah dirancang sebesar Rp1,702 triliun, sedangkan belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp1,736 triliun.


Dengan struktur tersebut, RAPBD Kotim 2027 mengalami defisit sekitar Rp34,041 miliar yang direncanakan ditutup melalui pembiayaan netto.


Irawati menegaskan angka tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi mengalami perubahan. Sebab, rancangan tersebut belum memperhitungkan sejumlah alokasi dana dari pemerintah pusat, termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana transfer lainnya.


Menurutnya, pembahasan bersama DPRD masih diperlukan untuk menyempurnakan rancangan anggaran sekaligus memastikan program yang disusun tetap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dan prioritas pembangunan.


Pemkab Kotim berharap seluruh tahapan pembahasan hingga penetapan APBD Tahun Anggaran 2027 dapat berjalan lancar dan diselesaikan tepat waktu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page