Pertamina Klaim Antrean Pertalite di Kalteng Mulai Membaik, Pasokan Ditambah 10 Persen

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Kondisi antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM), khususnya Pertalite, di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah mulai membaik dan mendekati kondisi normal. Pertamina menyebut perbaikan tersebut didukung penyesuaian pasokan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan.
Sales Area Manager Retail Pertamina Kalteng Donny Prasetya mengatakan peningkatan permintaan Pertalite sebelumnya terjadi seiring peralihan sebagian konsumen dari Pertamax ke BBM bersubsidi tersebut.
“Memang terjadi switching atau perpindahan perilaku konsumen yang sebelumnya membeli Pertamax, karena harga semakin tinggi, beralih menggunakan Pertalite,” ujar Donny, Senin (14/9/2026).
Menurutnya, peralihan tersebut turut meningkatkan permintaan Pertalite di Kalimantan Tengah sekitar 7 persen.
Untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan tersebut, Pertamina melakukan penyesuaian dengan menambah pasokan Pertalite sekitar 10 persen dibandingkan kondisi sebelumnya.
“Sekarang kita pertebal pasokan stok di angka kurang lebih 10 persen dari kondisi sebelumnya,” katanya.
Donny menjelaskan, sebelumnya ketahanan stok BBM berada di kisaran enam hingga tujuh hari. Selain menambah stok, Pertamina juga memperoleh tambahan pasokan melalui kedatangan kapal untuk memperkuat distribusi BBM di wilayah Kalimantan.
Khusus kebutuhan Pertalite di Kalimantan Tengah, pasokan yang menjadi acuan kebutuhan berada di kisaran 270 kiloliter (KL) per hari.
Dengan penyesuaian tersebut, Pertamina berharap antrean kendaraan di sejumlah SPBU yang sebelumnya terjadi dapat terus berkurang dan kembali ke kondisi normal.
Pertamina juga terus memantau pola konsumsi masyarakat dan perkembangan kebutuhan BBM di lapangan. Pemantauan dilakukan untuk menyesuaikan distribusi sekaligus menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat di Kalimantan Tengah. -red
Penulis: Angel
Editor: Wiyandri





















Comments