Hari Indonesia Menabung 2026, OJK Kalteng Dorong Pelajar Kelola Keuangan Sejak Dini
- Fransisca Fethy Angelina
- 3 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Lembaga Jasa Keuangan (LJK) menggelar Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026 di Sekolah Rakyat Palangka Raya sebagai upaya memperkuat budaya menabung dan meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelajar.
Kegiatan bertema Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan itu menjadi momentum untuk menanamkan kebiasaan mengelola keuangan sejak usia sekolah. Salah satu capaian yang disoroti ialah pertumbuhan Simpanan Pelajar (SimPel) di Kota Palangka Raya.
Berdasarkan data akumulatif hingga Juli 2026, jumlah rekening SimPel di Palangka Raya telah mencapai 53.530 rekening dengan total simpanan sebesar Rp20,56 miliar. Angka tersebut menunjukkan semakin meningkatnya partisipasi pelajar dalam membangun kebiasaan menabung.
Kepala Sekolah Rakyat Palangka Raya, Ranny Triayu Sintha, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi keuangan penting untuk membekali peserta didik dengan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami menyambut baik pelaksanaan Hari Indonesia Menabung di Sekolah Rakyat Palangka Raya. Edukasi seperti ini penting untuk membekali peserta didik dengan pemahaman yang sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, menilai literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang mandiri secara finansial.
“Literasi dan inklusi keuangan memiliki arti yang sangat penting. Kebiasaan menabung menjadi pintu masuk yang sederhana untuk membangun kecakapan tersebut,” katanya.
Ia menambahkan, sekolah memiliki peran strategis sebagai ruang untuk menumbuhkan kebiasaan positif dalam mengelola keuangan sejak dini.
“Karena itu, mari bersinergi menjadikan sekolah sebagai ruang untuk menumbuhkan generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya secara finansial,” lanjutnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui berbagai mini games yang mengajak peserta memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, mengenal metode pengelolaan keuangan 40-30-20-10, serta belajar menentukan prioritas dalam mengatur pengeluaran.
LJK yang beroperasi di Kalimantan Tengah turut memberikan edukasi mengenai SimPel sebagai produk tabungan yang mudah diakses dan terjangkau bagi pelajar. Penyampaian materi dibuat lebih komunikatif agar peserta lebih mudah memahami manfaat menabung.
Melalui peringatan Hari Indonesia Menabung Tahun 2026, OJK bersama LJK dan satuan pendidikan berkomitmen memperluas literasi dan inklusi keuangan di Kalimantan Tengah. Sinergi tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola keuangan untuk masa depan. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments