top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Fairid Naparin Sosialisasikan Kredit Mikro Nol Persen kepada Pedagang Pasar Besar

6 hours ago
2 min read
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyambangi pedagang di Pasar Besar. (Foto: Istimewa).
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyambangi pedagang di Pasar Besar. (Foto: Istimewa).

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyambangi pedagang di Pasar Besar, Sabtu (10/10/2026) malam, untuk menyerap aspirasi sekaligus menyosialisasikan program kredit mikro tanpa bunga bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).


Dalam kunjungan tersebut, Fairid juga membagikan sekitar 1.000 masker dan paket susu kepada pedagang serta warga sebagai bentuk dukungan kesehatan di tengah kabut asap yang masih menyelimuti Kota Palangka Raya.


Fairid mengatakan, program kredit mikro dengan bunga nol persen tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan Bank Kalteng untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha, khususnya pedagang kecil yang membutuhkan dukungan pembiayaan untuk mengembangkan usahanya.


“Program kredit mikro nol persen ini bekerja sama dengan Bank Kalteng untuk memperluas akses permodalan usaha,” ujar Fairid saat menemui para pedagang.


Untuk mengajukan pembiayaan, pedagang dapat menyerahkan berkas persyaratan kepada pengurus pasar. Selanjutnya, dokumen diteruskan ke pihak kecamatan untuk proses verifikasi bersama perbankan.


Persyaratan administrasi yang diperlukan meliputi kartu tanda penduduk (KTP) dan Nomor Induk Berusaha (NIB). Bagi pelaku usaha yang belum memiliki NIB, Pemko Palangka Raya akan memfasilitasi proses pengurusannya agar mereka dapat memenuhi persyaratan program.


Meski demikian, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah kendala teknis. Salah satunya berkaitan dengan riwayat kredit calon penerima yang tercatat bermasalah dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).


Fairid mengatakan, persoalan tersebut sedang dikoordinasikan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan Bank Kalteng untuk mencari solusi agar program dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.


“Persoalan SLIK ini sedang kami koordinasikan dengan OJK, Bank Indonesia, dan Bank Kalteng. Justru maksud dan tujuan program kami adalah membantu menyelesaikan masalah-masalah seperti itu agar warga yang membutuhkan tetap terjangkau,” jelasnya.


Program pembiayaan tersebut ditargetkan berjalan hingga akhir tahun ini sebagai tahap pemetaan kendala dan evaluasi pelaksanaan sebelum diterapkan secara penuh pada tahun depan. Pemko juga terus memperluas pendataan pelaku usaha agar semakin banyak UMKM yang berpeluang mengakses fasilitas pembiayaan tersebut.


Selain mendorong akses permodalan, Pemko Palangka Raya turut memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat yang terdampak kabut asap. Fairid memastikan bantuan berupa masker dan susu akan disalurkan secara berkala melalui perangkat daerah terkait selama kondisi tersebut masih berlangsung.


“Selama kondisi kabut asap masih berlangsung, bantuan kesehatan seperti susu dan masker akan terus kami bagikan,” pungkasnya.


-red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page