DPKP Kotim Gencarkan Vaksinasi Rabies Door to Door, Sasar Anjing hingga Kucing Peliharaan
- Fransisca Fethy Angelina
- 1 day ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mengintensifkan pencegahan rabies dengan menggelar vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR) secara door to door. Program jemput bola ini menyasar anjing, kucing, hingga kera peliharaan milik masyarakat.
Melalui layanan tersebut, petugas DPKP mendatangi langsung rumah-rumah warga di Kecamatan Baamang dan Kecamatan Mentawa Baru Ketapang sehingga pemilik hewan tidak perlu membawa peliharaannya ke lokasi pelayanan.
Kepala DPKP Kotim, Yephi Hartady Periyanto, mengatakan rabies merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia dan berpotensi menyebabkan kematian apabila tidak ditangani. Karena itu, vaksinasi menjadi langkah utama dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut.
“Melalui layanan jemput bola ini kami ingin memastikan masyarakat lebih mudah memperoleh vaksinasi rabies bagi hewan peliharaannya. Semakin banyak hewan yang divaksin, semakin besar pula perlindungan bagi masyarakat,” ujar Yephi, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, pendekatan door to door dilakukan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan hewan.
Yephi menegaskan, keberhasilan pengendalian rabies tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan.
Ia mengimbau seluruh pemilik anjing, kucing maupun kera memanfaatkan layanan vaksinasi rabies yang diberikan secara gratis oleh DPKP.
“Pengendalian rabies tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan hewan peliharaan melalui vaksinasi secara rutin,” katanya.
Selain melindungi hewan peliharaan, vaksinasi juga menjadi langkah penting untuk menjaga keselamatan keluarga dan lingkungan dari risiko penularan rabies.
DPKP Kotawaringin Timur berharap semakin banyak masyarakat berpartisipasi sehingga cakupan vaksinasi terus meningkat dan potensi penyebaran rabies di wilayah tersebut dapat ditekan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat yang memiliki Hewan Penular Rabies untuk berpartisipasi dalam program ini sebagai langkah nyata mencegah penyebaran rabies,” pungkasnya. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments