Dinkes Palangka Raya Tingkatkan Kapasitas Petugas Front Office untuk Perkuat Pelayanan Publik
- Fransisca Fethy Angelina
- Jul 10
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui Workshop Peningkatan Kapasitas Petugas Front Office dalam Memberikan Pelayanan Profesional, Ramah, dan Responsif yang digelar di Aquarius Hotel Palangka Raya, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, RSUD Kota Palangka Raya, UPTD Puskesmas, serta UPTD Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Kota Palangka Raya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan petugas front office memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kesan pertama masyarakat terhadap sebuah instansi sering kali terbentuk melalui interaksi awal dengan petugas pelayanan.
"Oleh karena itu, kemampuan untuk memberikan pelayanan yang profesional, ramah, cepat, tepat, dan responsif merupakan suatu keharusan yang harus dimiliki oleh setiap petugas front office," ujarnya.
Riduan menjelaskan, tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik terus meningkat. Masyarakat kini menginginkan layanan yang mudah diakses, transparan, serta berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan.
Karena itu, ia menilai setiap petugas pelayanan perlu terus meningkatkan kompetensi, kemampuan komunikasi, etika pelayanan, hingga keterampilan dalam menangani berbagai keluhan masyarakat secara bijaksana dan solutif.
"Seluruh petugas pelayanan dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, keterampilan komunikasi, etika pelayanan, serta kemampuan dalam menangani berbagai permasalahan dan keluhan masyarakat secara bijaksana dan solutif," katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, unggul, berdaya saing, adaptif, dan solutif. Menurutnya, pelayanan prima tidak hanya diukur dari penyelesaian pekerjaan, tetapi juga dari kemampuan memberikan pengalaman pelayanan yang membuat masyarakat merasa dihargai dan didengarkan.
Riduan mengajak seluruh peserta memanfaatkan workshop sebagai sarana berbagi pengalaman dan memperluas wawasan guna memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas.
"Saya berharap melalui workshop ini seluruh peserta dapat memperkuat kapasitas dan kompetensi dalam memberikan pelayanan prima yang berlandaskan profesionalisme, integritas, empati, serta semangat melayani," tutupnya. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments