top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Bupati Katingan Tegaskan Pengawasan Investasi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Tahun 2026 di Aula BKAD Kabupaten Katingan. (Foto: Portal Kab Katingan)
Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Tahun 2026 di Aula BKAD Kabupaten Katingan. (Foto: Portal Kab Katingan)

KALTENG NETWORK, KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan menegaskan komitmennya menciptakan iklim investasi yang sehat melalui pengawasan perizinan berusaha berbasis risiko. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap investasi tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta menjamin kepastian hukum.


Komitmen tersebut disampaikan Bupati Katingan Saiful saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Secara Terintegrasi dan Terkoordinasi Tahun 2026 di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Katingan, Selasa (21/7/2026).


Rapat koordinasi dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Katingan Adventus, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Katingan Evie Silvia Baboe, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi Kalimantan Tengah Berlianti, serta pimpinan perangkat daerah dan anggota Tim Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.


Dalam arahannya, Saiful menegaskan kemudahan perizinan yang diberikan pemerintah harus diimbangi dengan pengawasan yang efektif agar setiap pelaku usaha menjalankan kewajibannya sesuai ketentuan.


"Pengawasan penanaman modal bukan untuk mempersulit pelaku usaha. Justru melalui pengawasan yang baik, kita ingin memastikan investasi memberikan manfaat bagi masyarakat, menjaga lingkungan tetap lestari, serta melindungi hak-hak tenaga kerja," ujarnya.

Menurut Saiful, pengawasan harus dipandang sebagai bentuk pembinaan agar investasi berjalan secara sehat, transparan, dan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.


Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Katingan Evie Silvia Baboe menjelaskan pengawasan perizinan berusaha berbasis risiko menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai tingkat risikonya dan mematuhi ketentuan yang berlaku.


Ia mengatakan pengawasan yang terintegrasi akan mendorong kepatuhan pelaku usaha sekaligus menciptakan iklim investasi yang tertib, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat maupun investor.


Evie juga menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah agar pengawasan terhadap aspek perizinan, lingkungan, dan ketenagakerjaan dapat dilakukan secara menyeluruh.


Di sisi lain, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi Kalimantan Tengah Berlianti mengatakan pengawasan tidak hanya dilakukan secara rutin, tetapi juga dapat dilaksanakan berdasarkan tingkat risiko usaha maupun laporan masyarakat.


Menurutnya, langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh pelaku usaha memenuhi kewajiban perizinan sehingga kegiatan investasi dapat berjalan sesuai aturan, memberikan kepastian berusaha, serta meminimalkan potensi dampak terhadap masyarakat dan lingkungan.


Menutup arahannya, Saiful meminta agar kegiatan pengawasan tidak berhenti sebatas agenda administratif, melainkan diwujudkan melalui langkah nyata yang memberikan hasil terukur bagi masyarakat.


"Saya berharap pengawasan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Susun rencana aksi yang konkret, tentukan target pengawasan yang jelas, dan pastikan hasilnya benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Katingan," tegasnya.

Melalui pengawasan yang profesional, terpadu, dan berbasis risiko, Pemerintah Kabupaten Katingan berharap setiap investasi yang masuk dapat berjalan secara berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, menjaga kelestarian lingkungan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page