Bapas Sampit Perkuat Litmas untuk Dukung Pembinaan Warga Binaan
- Fransisca Fethy Angelina
- 2 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sampit memperkuat peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam mendukung pelaksanaan pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) Pembinaan Awal di Lapas Kelas IIB Sampit, Kamis (3/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, PK Bapas Sampit melakukan penggalian data secara langsung terhadap WBP untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan latar belakang masing-masing warga binaan.
Data yang dihimpun mencakup identitas, kondisi keluarga, riwayat pendidikan dan pekerjaan, kondisi sosial, serta berbagai faktor lain yang berkaitan dengan proses pembinaan.
Informasi tersebut selanjutnya menjadi bahan dalam penyusunan Litmas. Hasil penelitian diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang objektif sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan bentuk dan program pembinaan sesuai kebutuhan setiap WBP.
Penggalian informasi dilakukan melalui wawancara langsung dengan tetap mengedepankan profesionalitas dan objektivitas. Kerahasiaan data yang diperoleh juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan proses tersebut.
Kepala Bapas Kelas II Sampit, Dannu Priyanto, mengatakan Litmas memiliki peran penting agar proses pembinaan tidak diterapkan secara seragam, melainkan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing WBP.
“Penggalian data harus dilakukan secara objektif dan komprehensif agar hasil Penelitian Kemasyarakatan benar-benar dapat menggambarkan kondisi Warga Binaan. Dengan demikian, rekomendasi yang diberikan dapat mendukung pelaksanaan pembinaan yang tepat sasaran,” ujar Dannu.
Menurutnya, akurasi data menjadi salah satu dasar dalam penyusunan rekomendasi pembinaan. Pemetaan kondisi WBP secara menyeluruh diharapkan dapat membantu menentukan program yang mendukung perubahan perilaku sekaligus mempersiapkan warga binaan menghadapi proses reintegrasi sosial.
Bapas Kelas II Sampit berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas Pembimbing Kemasyarakatan, khususnya dalam penyusunan Litmas yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan selama WBP menjalani masa pidana, tetapi juga mempersiapkan mereka agar dapat kembali menjalani kehidupan secara positif dan diterima di tengah masyarakat. -red
Penulis: Angel
Editor: Wiyandri





















Comments