Wali Kota dan Kapolda Kalteng Tinjau Lokasi Karhutla, Kabut Asap Masih Selimuti Palangka Raya
- Fransisca Fethy Angelina
- 3 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Kota Palangka Raya seiring meningkatnya kejadian kebakaran di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.
Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin bersama Kapolda Kalimantan Tengah meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak karhutla, Selasa (28/7/2026).
Pemantauan dilakukan di Kelurahan Kameloh Baru dan kawasan Tumbang Nusa yang menjadi salah satu wilayah rawan kebakaran. Dari hasil peninjauan, rombongan masih mendapati kabut asap tebal di beberapa titik.
“Pagi tadi asap cukup pekat, tetapi memasuki siang hari ini asapnya sudah agak memudar. Kita juga melihat proses pemadaman yang dilakukan oleh tim gabungan sudah berjalan cukup efektif,” ujar Fairid saat meninjau Posko Karhutla di Kelurahan Kameloh.
Fairid mengatakan Pemerintah Kota Palangka Raya terus mengoptimalkan langkah pencegahan dan penanganan karhutla, salah satunya melalui pendirian posko siaga di sejumlah kelurahan serta memperkuat koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Menurutnya, penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga harus diimbangi dengan upaya pencegahan melalui patroli rutin, deteksi dini, serta edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Pemko Evaluasi Status Siaga Darurat
Selain penanganan di lapangan, Pemko Palangka Raya juga mengevaluasi status Siaga Darurat Karhutla sebagai langkah mengantisipasi dampak kabut asap, terutama terhadap sektor kesehatan dan pendidikan.
Fairid mengungkapkan Dinas Pendidikan sebelumnya telah menerbitkan surat edaran yang mewajibkan penggunaan masker bagi seluruh warga sekolah sebagai upaya melindungi peserta didik dari paparan asap.
“Untuk sekolah, sehari sebelumnya Dinas Pendidikan sudah menerbitkan surat edaran wajib menggunakan masker bagi seluruh warga sekolah. Hari ini kita akan rapatkan dan tentukan statusnya kembali, apakah akan kita tingkatkan atau ada kebijakan penyesuaian lainnya,” katanya.
Pemerintah Kota Palangka Raya bersama instansi terkait terus memantau perkembangan kondisi karhutla dan kualitas udara untuk menentukan langkah lanjutan dalam penanganan bencana serta meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments