7.482 Keluarga di Katingan Terima Bantuan Pangan melalui Program Kartu Huma Betang Sejahtera
- Fransisca Fethy Angelina
- 2 hours ago
- 3 min read

KALTENG NETWORK, KATINGAN – Sebanyak 7.482 keluarga kurang mampu di Kabupaten Katingan mulai menerima bantuan bahan pangan melalui Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Penyaluran bantuan ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Bupati Katingan, Saiful, di Aula Kantor Kelurahan Kasongan Lama, Selasa (28/7/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat yang belum terjangkau berbagai program bantuan lainnya, sekaligus membantu menjaga daya beli keluarga berpenghasilan rendah.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Katingan, dr. Robertus Pamuryanto, mengatakan Program Kartu Huma Betang Sejahtera merupakan inovasi pemerintah untuk melengkapi berbagai skema bantuan sosial dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah desa.
Menurutnya, masih terdapat keluarga kurang mampu yang belum menerima bantuan sosial karena berbagai faktor, seperti keterbatasan kuota maupun persoalan administrasi. Melalui KHBS, pemerintah daerah berupaya memastikan kelompok tersebut tetap memperoleh perlindungan sosial.
“Program KHBS hadir untuk menjangkau keluarga kurang mampu yang belum menerima bantuan sosial lainnya. Tujuannya sederhana, yaitu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, khususnya untuk kebutuhan pangan,” ujarnya.
Robertus menjelaskan, KHBS memiliki dua bentuk bantuan. Pertama, bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp500 ribu per keluarga yang disalurkan setiap triwulan melalui rekening penerima. Kedua, bantuan bahan pangan berupa beras dan paket sembako yang mulai disalurkan pada kegiatan tersebut.
Ia menyebutkan, berdasarkan data pemerintah terdapat lebih dari 30 ribu keluarga kurang mampu di Kabupaten Katingan. Karena belum seluruhnya terakomodasi dalam program bantuan yang ada, KHBS dihadirkan untuk menjangkau masyarakat yang belum menerima bantuan serupa.
“Yang menjadi prioritas dalam KHBS adalah keluarga yang terdata sebagai masyarakat kurang mampu namun belum memperoleh bantuan dari program sosial lainnya. Dengan demikian, bantuan pemerintah dapat semakin merata,” katanya.
Siapkan Bantuan Penguatan Usaha
Selain bantuan pangan, Pemerintah Kabupaten Katingan juga menyiapkan program penguatan usaha ekonomi produktif bagi keluarga kurang mampu.
Melalui program tersebut, pemerintah akan memberikan bantuan senilai Rp5 juta dalam bentuk sarana usaha, bukan uang tunai, kepada keluarga yang telah memiliki usaha kecil.
Bantuan akan disesuaikan dengan jenis usaha penerima, seperti peralatan memasak bagi pedagang bakso, perlengkapan untuk pedagang sayur keliling, hingga peralatan kerja bagi pelaku usaha jasa lainnya.
“Tujuannya bukan untuk konsumsi sesaat, tetapi memperkuat usaha masyarakat agar pendapatan keluarga meningkat dan mereka dapat menjadi lebih mandiri secara ekonomi,” jelas Robertus.
Pemkab Pastikan Program Sosial Tetap Berjalan
Sementara itu, Bupati Katingan Saiful mengajak seluruh penerima manfaat memanfaatkan bantuan tersebut sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Kita patut menyambut bantuan ini dengan rasa bahagia dan sukacita. Walaupun mungkin bantuan yang diberikan belum sepenuhnya memenuhi seluruh kebutuhan keluarga, saya berharap bantuan ini tetap dapat diterima dengan rasa syukur dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Saiful mengakui pemerintah daerah tengah menghadapi tantangan fiskal akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat. Kabupaten Katingan mengalami pengurangan anggaran sekitar Rp400 miliar, sementara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga mengalami penyesuaian anggaran.
Meski demikian, ia menegaskan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap menjadi prioritas.
“Kondisi fiskal memang mengalami tekanan, tetapi pemerintah tetap berkomitmen agar program-program yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat tetap berjalan. Bantuan sosial seperti ini adalah salah satu bentuk nyata komitmen tersebut,” tegasnya.
Saiful juga meminta seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, dan pemerintah kelurahan mengawal penyaluran bantuan agar berlangsung tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Katingan, dari total 7.482 keluarga penerima manfaat, sebanyak 1.048 keluarga berada di Kecamatan Katingan Hilir, sedangkan sisanya tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Katingan.
Melalui Program Kartu Huma Betang Sejahtera, Pemerintah Kabupaten Katingan berharap perlindungan sosial tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi langkah awal dalam meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments