Rahmat Hamka Siap Lanjutkan Pimpin KADIN Kalteng, Fokus Cetak Wirausaha dan Kawasan Industri
- Fransisca Fethy Angelina
- Jul 11
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Tengah, Rahmat Nasution Hamka, menyatakan kesiapannya kembali memimpin organisasi apabila mendapat kepercayaan dari peserta Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII KADIN Kalimantan Tengah yang digelar di Best Western Batang Garing, Palangka Raya, Jumat (10/7/2026).
Rahmat mengatakan Musprov merupakan mekanisme organisasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sebagai bagian dari proses regenerasi kepengurusan. Tahun ini menjadi pelaksanaan Musprov yang kedelapan.
"Ini merupakan mekanisme organisasi lima tahunan. Saya kembali diminta oleh teman-teman untuk maju. Nanti semua diserahkan kepada forum musyawarah. Jika kembali dipercaya, insyaallah pelantikan akan dilaksanakan malam ini," ujarnya.
Ia mengungkapkan, hingga penutupan pendaftaran hanya terdapat satu calon yang maju sebagai Ketua Umum KADIN Kalimantan Tengah, yakni dirinya sendiri.
"Calonnya tunggal. Kebetulan teman-teman kembali meminta saya untuk memimpin KADIN," katanya.
Rahmat menjelaskan Musprov diikuti perwakilan KADIN dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah, baik pengurus definitif maupun caretaker. Setelah Musprov selesai, pembenahan kepengurusan di daerah juga akan menjadi perhatian organisasi.
Selain itu, kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran KADIN Indonesia, termasuk Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Novyan Bakrie beserta pengurus pusat.
Jika kembali dipercaya memimpin, Rahmat menegaskan KADIN akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat dunia usaha di Kalimantan Tengah.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah mendukung visi Gubernur Kalimantan Tengah untuk mencetak 300 miliarder muda melalui pengembangan kewirausahaan.
"Kami ingin generasi muda Kalimantan Tengah tidak hanya bercita-cita menjadi pegawai, tetapi juga mampu menciptakan usaha dan membuka lapangan pekerjaan. Peran KADIN adalah memperkuat sektor swasta agar memberikan kesempatan lebih besar kepada pengusaha daerah menjadi mitra industri," jelasnya.
Menurut Rahmat, sektor perkebunan, pertambangan, hingga industri lainnya perlu lebih banyak melibatkan pelaku usaha lokal agar manfaat investasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kalimantan Tengah.
Ia juga menyebut KADIN akan melakukan audiensi dengan Gubernur Kalimantan Tengah guna mendorong perusahaan-perusahaan besar membuka ruang kemitraan yang lebih luas bagi pengusaha daerah.
Selain memperkuat dunia usaha, KADIN akan terus mengembangkan semangat kewirausahaan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, sekolah kejuruan, serta program vokasi. Organisasi juga berkomitmen mendukung pengembangan industri pertanian terintegrasi sejalan dengan program pemerintah di sektor pertanian dan food estate.
Menanggapi kebijakan efisiensi, Rahmat menilai dunia usaha justru dituntut semakin disiplin dalam mengelola operasional.
"Pengusaha sudah terbiasa melakukan efisiensi. Yang penting bagaimana kita bisa lebih disiplin dan mengutamakan kebutuhan yang benar-benar diperlukan," ujarnya.
Di sisi lain, ia menilai Kalimantan Tengah sudah saatnya memiliki kawasan industri sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru. Menurutnya, realisasi kawasan industri membutuhkan dukungan kuat dari pemerintah pusat.
"Kawasan industri bukan lagi sekadar kemungkinan, tetapi harus diwujudkan. Tinggal bagaimana political will dari pemerintah pusat agar kawasan industri ini benar-benar hadir dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kalimantan Tengah," pungkasnya. -red
Penulis: Angel
Editor: Wiyandri





















Comments