top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Polda Kalteng Siapkan Rumah Oksigen Gratis Hadapi Dampak Kabut Asap

Rumah Oksigen RS Bhayangkara TK. III Palangka Raya disiapkan untuk membantu personel Polri dan masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap Karhutla. (Foto: Istimewa)
Rumah Oksigen RS Bhayangkara TK. III Palangka Raya disiapkan untuk membantu personel Polri dan masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap Karhutla. (Foto: Istimewa)

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) melalui Rumah Sakit (RS) Bhayangkara TK. III Palangka Raya menyiapkan fasilitas Rumah Oksigen sebagai langkah mengantisipasi dampak kesehatan akibat kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).


Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara gratis oleh personel Polri maupun masyarakat yang mengalami keluhan pernapasan akibat memburuknya kualitas udara.


Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kepala RS Bhayangkara TK. III Palangka Raya, yang disampaikan Wakarumkit RS Bhayangkara TK. III Palangka Raya, dr. Budi Satria, Sp.DVE, mengatakan penyediaan Rumah Oksigen menjadi bagian dari kesiapsiagaan Polri dalam menghadapi dampak kabut asap.


“Rumah Oksigen ini merupakan salah satu bentuk respons kesiapan Polri dalam menghadapi bencana kabut asap. Kami dari bidang kesehatan memiliki tugas untuk mempersiapkan dukungan kesehatan, baik bagi personel Polri maupun masyarakat,” ujar dr. Budi, Senin (7/9/2026).


Menurutnya, gangguan pernapasan menjadi salah satu dampak yang dapat dirasakan ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap. Karena itu, terapi oksigen disiapkan sebagai pertolongan awal bagi masyarakat maupun personel yang mengalami keluhan tersebut.


“Kalau kabut asap begitu tebal, kualitas udara dan ketersediaan oksigen yang dihirup tentu menjadi persoalan. Rumah Oksigen ini kami hadirkan agar personel maupun masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan bisa mendapatkan terapi oksigen sebagai pertolongan pertama,” jelasnya.


Ia menegaskan, seluruh pelayanan di Rumah Oksigen diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.


Selain fasilitas tetap, RS Bhayangkara TK. III Palangka Raya juga menyiapkan Rumah Oksigen mobile. Fasilitas ini memanfaatkan kendaraan ambulans yang dilengkapi generator dan oksigen konsentrator sehingga dapat digerakkan ke lokasi yang membutuhkan dukungan pelayanan oksigen.


“Karena sifatnya mobile, kapan pun dibutuhkan, fasilitas ini bisa kita geser atau ditempatkan di lokasi yang membutuhkan,” ungkapnya.


Untuk fasilitas tetap, Rumah Oksigen disiapkan di sejumlah lokasi. Salah satunya berada di lingkungan Polda Kalteng, tepatnya di Klinik Kesehatan Jalan Rinjani.


Selain itu, terdapat posko semi-stationary di Mako Dulin Kandang yang menjadi salah satu titik kesiapsiagaan personel dalam penanganan Karhutla.


Rumah Oksigen tersebut pada prinsipnya terbuka bagi personel Polri maupun masyarakat umum yang membutuhkan pelayanan.


Dari sisi kapasitas, fasilitas tersebut memiliki lima tempat tidur untuk pelayanan serta satu tempat tidur yang dapat digunakan untuk observasi atau menunggu. Rumah Oksigen juga dilengkapi tabung oksigen dan tempat tidur tambahan yang dapat digerakkan apabila terjadi peningkatan jumlah pasien.


“Kalau penuh sekali, tetap bisa kita gunakan dengan menambah velbed dan stok tabung oksigen yang kita miliki,” jelasnya.


Meski demikian, terapi oksigen hanya menjadi pertolongan awal. Apabila kondisi pasien tidak menunjukkan perbaikan setelah mendapatkan terapi, pihak RS Bhayangkara akan melakukan rujukan ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.


“Kalau setelah diberikan terapi oksigen tidak menunjukkan perbaikan, pasien akan kita dorong ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. -red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Comments


bottom of page