top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

PLN Kembangkan Budidaya Madu Kelulut di Kameloh Baru, Buka Peluang Ekonomi Warga

16 minutes ago
2 min read
PLN UPT Palangka Raya menyerahkan bantuan 30 koloni lebah kelulut dan perlengkapan budidaya kepada kelompok masyarakat di Kelurahan Kameloh Baru, Palangka Raya. (Foto: Istimewa).
PLN UPT Palangka Raya menyerahkan bantuan 30 koloni lebah kelulut dan perlengkapan budidaya kepada kelompok masyarakat di Kelurahan Kameloh Baru, Palangka Raya. (Foto: Istimewa).

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palangka Raya mengembangkan budidaya madu kelulut di Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sebangau, sebagai upaya membuka peluang usaha masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut diwujudkan melalui penyerahan 30 koloni lebah kelulut beserta perlengkapan budidaya kepada kelompok masyarakat beranggotakan 15 orang, Selasa (27/10/2026).


Penyerahan bantuan dilakukan oleh Manager UPT PLN Palangka Raya, Eko Prasetyo. Kegiatan ini turut dihadiri Camat Sebangau Teguh Margiono, Lurah Kameloh Baru Rulissantie, perwakilan Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Neneng Aryani, serta kelompok budidaya yang juga aktif dalam Masyarakat Peduli Api (MPA).


Eko menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung masyarakat di sekitar aset perusahaan, termasuk jaringan transmisi listrik 150 kilovolt (kV) yang melintasi wilayah Kameloh Baru.


Budidaya madu kelulut dipilih karena kondisi lingkungan setempat memiliki vegetasi yang berpotensi menjadi sumber pakan lebah. Pengembangan usaha ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendorong masyarakat menjaga lingkungan yang mendukung keberlangsungan budidaya.


Selain menyediakan bantuan awal, PLN juga merencanakan pelatihan dan pendampingan, termasuk membantu pengurusan perizinan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengembangan pemasaran. Evaluasi akan dilakukan untuk mengukur manfaat program dan melihat peluang pengembangan usaha selanjutnya.


Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Neneng Aryani. Menurutnya, budidaya madu kelulut berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mendorong pelestarian hutan karena keberhasilan usaha bergantung pada ketersediaan vegetasi dan sumber pakan lebah.


Selain madu, lebah kelulut berpotensi menghasilkan produk lain, seperti propolis dan serbuk sari atau polen. Namun, pengembangan produk turunan tersebut memerlukan pengetahuan serta pendampingan agar dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.


Camat Sebangau Teguh Margiono menilai budidaya madu kelulut dapat menjadi alternatif usaha bagi warga yang menghadapi tantangan kondisi geografis Kameloh Baru. Wilayah tersebut berisiko mengalami banjir saat musim hujan dan karhutla ketika musim kemarau, yang dapat memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk sektor pertanian.


Sementara itu, Lurah Kameloh Baru Rulissantie mengatakan pengembangan usaha ini diharapkan dapat menambah sumber penghasilan warga yang selama ini banyak bekerja sebagai nelayan tangkap. Usulan pengembangan budidaya tersebut, menurutnya, telah disampaikan beberapa tahun sebelumnya dan kini mulai direalisasikan melalui dukungan PLN.


Ketua kelompok budidaya madu kelulut sekaligus perwakilan MPA Kameloh Baru, Komarudin, mengatakan bantuan 30 koloni lebah menjadi modal awal bagi kelompok untuk mengembangkan usaha. Koloni yang berhasil dikembangbiakkan nantinya diharapkan dapat diperbanyak dan dibagikan kepada anggota kelompok.


Kelompok tersebut juga berharap budidaya madu kelulut dapat melibatkan lebih banyak warga sehingga Kameloh Baru berpeluang dikenal sebagai kampung madu dengan produk lokal yang memiliki nilai ekonomi.


Saat ini, kelompok masih berada dalam tahap pengembangan budidaya dan pengurusan perizinan usaha. Produk madu belum dipasarkan secara luas. Ke depan, pemasaran direncanakan melalui penjualan langsung dan platform digital, dengan dukungan pendampingan dari PLN.


Pengembangan budidaya madu kelulut ini diharapkan dapat memperluas peluang usaha masyarakat, meningkatkan nilai produk lokal, serta memperkuat kepedulian terhadap kelestarian hutan dan pencegahan karhutla di Kelurahan Kameloh Baru.


-red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page