22 minutes ago2 min read


48 minutes ago1 min read



KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Proses Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 memasuki tahapan verifikasi bakal calon setelah masa pendaftaran dijadwalkan berakhir pada 26 Mei 2026.
Ketua Panitia Pilrek UPR, Prof. Dr. Ir. Joni Bungai, M.P., menyampaikan panitia akan melaksanakan rapat senat tertutup untuk menetapkan bakal calon yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi.
“Setelah penutupan pendaftaran, kami akan menggelar rapat tertutup bersama senat untuk menentukan bakal calon yang lolos verifikasi administrasi,” ujarnya di Kantor Rektorat UPR, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, para bakal calon yang dinyatakan lolos nantinya akan mengikuti tahapan sosialisasi dan penyampaian visi-misi di delapan fakultas di lingkungan UPR.
Selanjutnya, senat universitas akan menggelar rapat terbuka yang melibatkan unsur sivitas akademika, masyarakat, hingga perwakilan mahasiswa melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
“Mahasiswa juga akan dilibatkan melalui perwakilan BEM. Dalam rapat senat terbuka, para calon akan memaparkan visi dan program kerja masing-masing,” katanya.
Setelah tahapan penyampaian visi dan misi selesai, senat universitas akan melakukan pemilihan tahap pertama untuk menentukan tiga calon rektor terbaik yang selanjutnya diajukan ke kementerian terkait sesuai mekanisme perguruan tinggi negeri.
Joni menyebut jumlah anggota Senat UPR saat ini sebanyak 44 orang sesuai ketentuan yang berlaku dalam proses pemilihan rektor.
Hingga Senin (25/5/2026), tercatat sejumlah akademisi telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor, yakni Dr. Deddy Nan Setya Putra Tanggara, S.T., M.T., Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D., Prof. Dr. Ir. Uras Tantulo, M.Sc., Dr. Thea Farina, SH., M.Kn., serta Dr. Natalina Asi, M.A.
Selain itu, Guru Besar bidang Mikrobiologi UPR, Prof. Dr. Liswara Neneng, S.Pd., M.Si., juga dikabarkan akan ikut mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor.
Menurut Joni Bungai, jumlah peserta Pilrek tahun ini memang lebih sedikit dibanding periode sebelumnya. Namun, hal tersebut dinilai wajar karena setiap bakal calon harus memenuhi sejumlah persyaratan dan ketentuan yang cukup ketat.
Panitia berharap seluruh tahapan Pilrek UPR 2026–2030 dapat berjalan lancar, transparan, dan sesuai regulasi guna menghasilkan pemimpin terbaik bagi kemajuan Universitas Palangka Raya. -red
Penulis: Angel
Editor: Wiyandri






Comments