Pemprov Kalteng Dukung Palangka Raya Menuju Kota Percontohan Antikorupsi Nasional
- Fransisca Fethy Angelina
- 21 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap pencalonan Kota Palangka Raya sebagai Calon Percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi Tahun 2026. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Dukungan itu disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, saat membuka Bimbingan Teknis Kabupaten/Kota Ber-AKSI di Aula Hapakat Jaya Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Rabu (3/6/2026).
Dalam sambutannya, Darliansjah menegaskan bahwa korupsi masih menjadi tantangan serius yang berdampak luas terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Selain menyebabkan kerugian negara, praktik korupsi juga dapat menghambat pelayanan publik, melemahkan perekonomian, serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Menurutnya, upaya pemberantasan korupsi tidak cukup dilakukan melalui penegakan hukum semata, tetapi harus dibarengi langkah pencegahan yang terencana, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Pencegahan harus menjadi bagian penting dalam strategi pemberantasan korupsi agar tercipta sistem pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menilai program Kabupaten/Kota Percontohan Antikorupsi merupakan salah satu instrumen strategis untuk mendorong lahirnya budaya integritas di lingkungan pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Darliansjah juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya yang terus melakukan berbagai pembenahan dalam penguatan tata kelola pemerintahan, transparansi pelayanan publik, dan sistem pencegahan korupsi. Upaya tersebut menjadi modal penting dalam proses penilaian sebagai calon daerah percontohan tingkat nasional.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kami menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap pencalonan Kota Palangka Raya sebagai Calon Percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi Tahun 2026,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap Palangka Raya mampu menunjukkan kinerja terbaik dan meraih predikat sebagai kota percontohan antikorupsi, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun pemerintahan yang profesional dan berintegritas.
Menurutnya, keberhasilan membangun budaya antikorupsi tidak dapat dibebankan kepada pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari aparat penegak hukum, dunia usaha, akademisi, media massa, hingga masyarakat luas.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan integritas sebagai landasan dalam setiap aktivitas serta pengambilan keputusan.
“Integritas merupakan fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang dipercaya masyarakat dan menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah,” tegasnya.
Melalui kegiatan bimbingan teknis tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat dalam memperkuat budaya integritas dan pencegahan korupsi. Pemprov Kalteng optimistis Palangka Raya mampu menjadi contoh penerapan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di tingkat nasional. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana















Comments