14 minutes ago2 min read


30 minutes ago2 min read


42 minutes ago2 min read



KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Pemerintah Kota Palangka Raya terus mendorong penguatan ketahanan pangan lokal melalui pengembangan sektor pertanian berbasis inovasi. Upaya tersebut ditunjukkan melalui kegiatan panen padi dan sorgum di lahan ketahanan pangan milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penanaman cabai bersama sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong menjadi area produktif.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengapresiasi DPKP dan kelompok tani yang berhasil mengembangkan berbagai komoditas pertanian di wilayah Kota Palangka Raya.
Menurutnya, keberhasilan budidaya padi, sorgum, dan cabai membuktikan bahwa lahan di Palangka Raya memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan pertanian produktif apabila dikelola secara baik.
“Melalui inovasi ini kita melihat bahwa lahan di sekitar lingkungan kantor maupun kawasan lainnya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya berfokus pada kegiatan panen, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan dan penelitian pertanian bersama Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah.
Pendampingan yang dilakukan bertujuan mencari metode pengelolaan lahan yang lebih efektif agar hasil produksi pertanian dapat meningkat secara optimal.
Selain sebagai lokasi produksi pangan, lahan ketahanan pangan tersebut juga direncanakan menjadi area percontohan atau demplot bagi masyarakat. Pemerintah berharap masyarakat dapat meniru pola pemanfaatan lahan di lingkungan rumah maupun tempat kerja masing-masing.
“Harapannya masyarakat bisa melihat langsung dan menerapkannya di lahannya sendiri. Selama ada kemauan, lahan di Palangka Raya dapat menjadi produktif,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah kota juga membagikan bibit cabai kepada peserta untuk ditanam secara mandiri. Langkah itu dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menjadi salah satu upaya pengendalian inflasi daerah.
“Minimal kebutuhan cabai sehari-hari dapat dipenuhi sendiri dari hasil tanam di rumah ataupun di lingkungan kantor,” pungkasnya. -red
Penulis: Angel
Editor: Wiyandri








Comments