Pemkab Kotim Libatkan Seluruh OPD Perkuat Penanganan Karhutla
- Fransisca Fethy Angelina
- Aug 22
- 1 min read

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mendukung penanganan di lapangan.
Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah OPD turut mengerahkan armada untuk mendistribusikan air ke lokasi kebakaran. Armada tersebut dilengkapi tandon atau tangki air serta mesin pompa untuk memastikan kebutuhan air bagi proses pemadaman tetap tersedia.
Distribusi air dilakukan secara berkelanjutan untuk membantu petugas yang melakukan penyiraman dan pengendalian api. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke wilayah lainnya.
Keterlibatan OPD tidak hanya dilakukan melalui penyediaan air. Masing-masing perangkat daerah turut memberikan dukungan sesuai tugas, kemampuan, dan sumber daya yang dimiliki sebagai bagian dari penanganan karhutla secara lintas sektor.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Kotim Halikinnor agar seluruh OPD turut mengambil peran ketika terjadi kondisi darurat di tengah masyarakat.
Halikinnor menekankan pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi karhutla yang membutuhkan penanganan serius. Dukungan personel, armada, peralatan, hingga suplai air menjadi bagian penting untuk memperkuat respons pemerintah daerah di lapangan.
Selain mengerahkan sumber daya pemerintah, Pemkab Kotim juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Dengan keterlibatan OPD, petugas pemadam, aparat, dan masyarakat, Pemkab Kotim berharap penanganan karhutla dapat berlangsung lebih cepat dan terkoordinasi sehingga risiko meluasnya kebakaran serta dampaknya terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat dapat ditekan. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments