Pikap Tabrak Truk Tangki Parkir di Ampah, Satu Penumpang Meninggal
- Fransisca Fethy Angelina
- 7 minutes ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, TAMIANG LAYANG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Umum Tamiang Layang–Ampah, Desa Rangen, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Seorang remaja berusia 17 tahun meninggal dunia setelah mobil pikap yang ditumpanginya menabrak bagian belakang truk tangki.
Kecelakaan melibatkan Suzuki Mega Carry warna putih bernomor polisi DA 8302 DE yang dikemudikan Ahmad Rafi’i (17) dan Mitsubishi truk tangki warna merah-biru-putih bernomor polisi DA 8767 CW yang dikemudikan Ahmad Junaidi (56).
Saat kejadian, pikap membawa seorang penumpang, Azhar Permadi (17). Keduanya melaju dari arah Tamiang Layang menuju Ampah dengan membawa muatan sayur-mayur.
Memasuki lokasi kejadian yang merupakan jalan menikung ke kanan, pengemudi pikap diduga dalam kondisi mengantuk. Kendaraan kemudian bergerak ke sisi kiri jalan.
Di saat bersamaan, truk tangki sedang berhenti di bahu jalan. Berdasarkan keterangan kepolisian, truk tersebut berhenti karena pengemudinya hendak menggunakan toilet di Masjid Jami Al-Wasilatul Jannah Rangen. Lampu penerangan truk tetap dinyalakan saat berhenti.
Namun, kondisi jalan yang menikung, penerangan yang kurang, serta waktu kejadian yang masih dini hari membuat pikap tidak sempat menghindari truk. Kendaraan kemudian menghantam bemper belakang sebelah kanan truk tangki.
Benturan keras menyebabkan pikap terlempar hingga menyeberang ke bahu jalan dan kemudian berhenti dalam posisi berbalik arah. Bagian depan pikap mengalami kerusakan berat, sedangkan truk tangki mengalami kerusakan berupa lecet pada bemper belakang sebelah kanan.
Azhar Permadi mengalami luka serius berupa lebam pada bagian dada dan cedera pada tulang kepala. Remaja tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara Ahmad Rafi’i mengalami luka lecet pada kening sebelah kiri dan lengan sebelah kanan. Pengemudi pikap kemudian menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan oleh petugas kepolisian.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso pada hari Sabtu (5/9/2026) melalui Kasi Humas Polres Barito Timur AKP Eko Sutrisno membenarkan kejadian tersebut.
Eko mengatakan kondisi cuaca saat kecelakaan berlangsung cerah dengan arus lalu lintas relatif sepi. Namun, lokasi kejadian berada di kawasan jalan menikung dengan penerangan yang kurang dan kecelakaan terjadi pada dini hari.
Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp30 juta.
Petugas Satlantas Polres Barito Timur telah melakukan penanganan tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kepolisian mengingatkan pengguna jalan agar memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum berkendara, terutama saat melakukan perjalanan pada malam hingga dini hari.
“Utamakan keselamatan dalam berkendara. Jika merasa lelah atau mengantuk, jangan memaksakan diri. Beristirahatlah terlebih dahulu dan selalu patuhi aturan lalu lintas,” pesan Eko.
Pengendara juga diminta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, khususnya ketika melintas di tikungan dan pada waktu dengan jarak pandang terbatas, untuk mencegah kecelakaan dan menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments