top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Pemkab Katingan Matangkan Persiapan MTQH XXXIV Tingkat Provinsi Kalteng

7 hours ago
3 min read
Wakil Bupati Katingan Firdaus memimpin rapat Panitia Pelaksana MTQH XXXIV Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2026 di Aula LPTQ Kabupaten Katingan. (Foto: Portal Kab Katingan)
Wakil Bupati Katingan Firdaus memimpin rapat Panitia Pelaksana MTQH XXXIV Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2026 di Aula LPTQ Kabupaten Katingan. (Foto: Portal Kab Katingan)

KALTENG NETWORK, KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kasongan pada 20 hingga 28 November 2026.


Persiapan tersebut dibahas dalam rapat Panitia Pelaksana MTQH XXXIV yang dipimpin Wakil Bupati Katingan Firdaus di Aula Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Katingan, Senin (7/9/2026).


Rapat menjadi bagian dari evaluasi progres persiapan masing-masing bidang kepanitiaan. Para koordinator bidang diminta menyampaikan perkembangan pekerjaan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang masih harus disiapkan sebelum pelaksanaan kegiatan.


Firdaus mengatakan sejumlah bidang telah mulai menjalankan tugas, di antaranya bidang acara, penerima tamu dan protokol, sekretariat, musabaqah dan perhakiman, serta perlengkapan.


Ia meminta seluruh bidang segera bekerja secara terkoordinasi dan tidak menunggu hingga mendekati hari pelaksanaan untuk menyelesaikan persiapan teknis.


“Bekerjalah sesuai dengan bidangnya masing-masing. Nanti dirapatkan lagi di bidang masing-masing bagaimana pelaksanaannya di lapangan. Sambil direkayasa dari sekarang apa yang harus kita lakukan nanti pada saat kegiatan,” tegas Firdaus.


Menurutnya, MTQH XXXIV yang digelar di Kasongan merupakan agenda tingkat provinsi, sehingga penyelenggaraannya harus dipersiapkan secara maksimal dan profesional.


Ia meminta seluruh panitia memperhatikan berbagai kebutuhan, mulai dari sarana dan prasarana, tata suara, konsumsi, akomodasi, kesehatan, transportasi hingga pelayanan bagi peserta dan tamu undangan.


“Acara atau kegiatan ini levelnya bukan level kabupaten, tetapi level provinsi. Bagaimana kita menyelenggarakan kegiatan ini selayaknya kegiatan tingkat provinsi. Jangan sampai persoalan-persoalan teknis kecil justru mengganggu jalannya kegiatan,” ujarnya.


Firdaus secara khusus meminta bidang perlengkapan memastikan seluruh perangkat pendukung dapat berfungsi dengan baik. Sistem tata suara dan peralatan lainnya juga diminta diuji sebelum kegiatan berlangsung untuk mengantisipasi gangguan teknis.


Selain kesiapan teknis, kualitas pelayanan terhadap dewan hakim dan tamu dari berbagai daerah di Kalteng turut menjadi perhatian. Panitia diminta memastikan kebutuhan konsumsi disiapkan secara layak dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan serta variasi menu.


“Tidak harus mewah, tetapi harus diperhatikan dengan baik. Yang kita utamakan adalah pelayanan yang layak dan kenyamanan bagi seluruh tamu, peserta, maupun dewan hakim,” katanya.


Kesiapan bidang kesehatan juga diminta kembali dicermati, termasuk kebutuhan tenaga medis, obat-obatan, ambulans serta dukungan penanganan keadaan darurat selama kegiatan.


Firdaus meminta setiap bidang mengecek kembali rencana kerja dan kebutuhan anggaran agar tidak terjadi kekurangan pada saat pelaksanaan. Meski terdapat keterbatasan anggaran, seluruh panitia diminta tetap memaksimalkan sumber daya yang tersedia.


“Dengan kemampuan yang kita miliki, kita harus bisa maksimal, baik dalam hal melayani maupun melaksanakan kegiatan. Yang paling penting adalah kekompakan dan koordinasi seluruh panitia,” ucapnya.


Ia menegaskan keberhasilan MTQH XXXIV tidak hanya diukur dari terselenggaranya rangkaian perlombaan, tetapi juga dari kemampuan Katingan memberikan pelayanan terbaik sebagai tuan rumah.


“Ini menyangkut marwah kita sebagai tuan rumah dan sebagai penyelenggara. Karena itu, semua bidang harus sukses dan tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Jangan sampai terjadi miskomunikasi dalam kepanitiaan,” tegasnya.


Firdaus juga berharap kondisi lingkungan dan cuaca di Kalteng tetap kondusif menjelang pelaksanaan MTQH, termasuk agar persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap dapat teratasi.


“Mudah-mudahan kita diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menyelenggarakan MTQH Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah ini. Kita juga berharap kondisi tetap baik sehingga pelaksanaan kegiatan nanti dapat berjalan lancar,” katanya.


Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, seluruh panitia diminta memanfaatkannya secara efektif untuk mematangkan kebutuhan di masing-masing bidang. Finalisasi persiapan nantinya diharapkan dapat memastikan kebutuhan anggaran, teknis dan pembagian tugas telah tersusun dengan jelas.


Pelaksanaan MTQH XXXIV Tingkat Provinsi Kalteng di Kasongan diharapkan tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan pengembangan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits, tetapi juga menjadi momentum bagi Kabupaten Katingan menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah kegiatan berskala provinsi. -red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Comments


bottom of page