top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Kerajinan Sumpit Palangka Raya Tembus Pasar Asia, Jepang Jadi Pembeli Loyal

5 hours ago
2 min read
Kerajinan sumpit berbahan kayu dan limbah kayu produksi UD Akselerasi di Palangka Raya mampu menembus pasar sejumlah negara Asia. (Foto: MC Kota Palangka Raya)
Kerajinan sumpit berbahan kayu dan limbah kayu produksi UD Akselerasi di Palangka Raya mampu menembus pasar sejumlah negara Asia. (Foto: MC Kota Palangka Raya)

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Kerajinan sumpit berbahan dasar kayu dan limbah kayu di Kota Palangka Raya terus berkembang dan mampu menembus pasar ekspor ke sejumlah negara di Asia.


Salah satunya dikembangkan UD Akselerasi yang berlokasi di kawasan sentra industri Jalan Temanggung Tilung, Kota Palangka Raya. Usaha tersebut telah memproduksi sumpit selama 13 tahun dan terus mempertahankan kualitas untuk memenuhi kebutuhan pasar luar negeri.


Pengelola UD Akselerasi, Ruth Sri MA, mengatakan pihaknya terus melakukan peningkatan kualitas produk agar sesuai dengan standar dan kebutuhan pembeli dari sejumlah negara Asia, seperti Korea, Taiwan dan Jepang.


“Selama ini kami terus berusaha meningkatkan kualitas produksi yang sesuai dengan keinginan pembeli dari Korea, Taiwan dan Jepang. Dan sampai sekarang loyal buyer kami adalah Jepang. Kami ekspor sumpit setengah jadi dan diselesaikan di Jepang untuk souvenir,” ujar Ruth, Selasa (8/9/2026).


Menurutnya, pasar Jepang menjadi salah satu tujuan utama produk sumpit yang dihasilkan UD Akselerasi. Produk yang diekspor berupa sumpit setengah jadi, kemudian menjalani proses penyelesaian di Jepang untuk kebutuhan suvenir.


Konsistensi Ruth dalam mengembangkan usaha tersebut selama bertahun-tahun turut mendapat apresiasi di tingkat nasional. Ia pernah dipilih mewakili Kalimantan Tengah untuk menerima penghargaan Paramakarya dari Presiden RI saat itu, Joko Widodo.


Paramakarya merupakan penghargaan produktivitas tingkat nasional yang diberikan pemerintah kepada perusahaan kecil, menengah maupun besar yang dinilai berhasil meningkatkan dan mempertahankan produktivitasnya selama tiga tahun berturut-turut.


Bagi Ruth, penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap konsistensi dalam mengembangkan industri sekaligus mempertahankan produktivitas usaha.


Di sisi lain, keberadaan industri sumpit tersebut juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Usaha yang telah berjalan selama 13 tahun itu membuka lapangan pekerjaan sekaligus memberikan peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian keluarga.


Saat ini, UD Akselerasi mempekerjakan sebanyak 15 karyawan lokal yang berasal dari lingkungan sekitar.


“Kami sangat bersyukur bisa mempekerjakan masyarakat sekitar. Mereka bisa bekerja di sini dan bisa membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” pungkas Ruth. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page