Junaidi Imbau Warga Waspada Kebakaran Selama Musim Kemarau dan Perkuat Kepedulian Sosial
- Fransisca Fethy Angelina
- 1 day ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Junaidi, mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap warga yang terdampak musibah.
Imbauan tersebut disampaikan Junaidi kepada awak media usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (14/7/2026) malam. Sebelumnya, pada pagi hari, ia bersama Sekretaris DPRD Provinsi Kalimantan Tengah meninjau langsung lokasi kebakaran di Jalan Murjani Bawah, Gang Sari 45, Kota Palangka Raya.
Menurut Junaidi, kebakaran yang terjadi pada 12 Juli 2026 itu berdampak terhadap tiga rukun tetangga (RT) dan menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat musim kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
"Musim kemarau ini cukup panjang. Karena itu saya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, menjaga lingkungan, lahan, dan pekarangan, serta memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi instalasi listrik dan penggunaan peralatan elektronik di rumah. Menurutnya, tingginya beban penggunaan listrik, terutama pada siang hingga sore hari, dapat meningkatkan risiko kebakaran apabila instalasi listrik sudah tidak layak.
Selain menyampaikan imbauan, Junaidi turut menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut bersumber dari Biaya Operasional Pimpinan (BOP) bulan Juli. Sebesar Rp5 juta disalurkan kepada posko atau panitia penanganan korban kebakaran, sementara Rp1 juta diberikan kepada salah seorang korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Junaidi menegaskan, DPRD sebagai lembaga legislatif tidak memiliki kewenangan maupun anggaran untuk menyalurkan bantuan sosial secara langsung kepada masyarakat. Namun, ia berharap berbagai elemen dapat bersama-sama membantu meringankan beban para korban.
"Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Mari saling peduli dan bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah sesuai kemampuan masing-masing," tutupnya.
Ia berharap semangat kebersamaan dan gotong royong terus terjaga, sehingga masyarakat yang terdampak bencana dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala. -red
Penulis: Angel
Editor: Wiyandri





















Comments